Plt Gubernur Sulsel Cari Solusi Penanganan Banjir Makassar
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, akibat curah hujan tinggi tiga hari terakhir, beberapa titik di kota Makassar terendam banjir. Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Curah hujan tinggi yang terjadi dalam tiga hari terakhir membuat sejumlah titik di Kota Makassar terendam banjir. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut penyelesaian banjir Makassar bukan perkara mudah.
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, akibat curah hujan tinggi tiga hari terakhir, beberapa titik di kota Makassar terendam banjir. Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak banjir.
"Sistem drainase, pompa dan kondisi kanal yang akan menjadi perhatian dan sinergi kami bersama dalam upaya memastikan masalah genangan kota bisa diselesaikan. Bukan hal mudah, tapi dengan semangat mencari solusi bersama dapat kita perlahan atasi," ujarnya kepada wartawan, Senin (7/12).
Dia menjelaskan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Makassar, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) dan Balai Besar Jalan Nasional (BBPJN) berusaha menangani masalah banjir di Kota Daeng.
"Genangan air ruas Jalan Pettarani setelah upaya tahun ini oleh Balai Jalan Nasional membuat saluran besar di sisi kiri kanan jalan, termasuk depan kantor Gubernuran maka masih terpantau. Begitu juga terjadi genangan pada ruas Pettarani meski relatif berkurang dari tahun lalu," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengaku sudah memerintahkan jajarannya untuk menangani masalah banjir tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian Danny Pomanto yakni mengungsikan warga.
"BPBD dan Dinsos sudah bergerak. Begitu juga dengan yang lainnya memobilisasi membantu warga terdampak," tutupnya.
Baca juga:
Banjir di Soppeng dan Makassar Sulsel, Dua Anak Tewas
37 Lokasi di Makassar Banjir, 3.206 Warga Terdampak
BPBD Makassar: Korban Terdampak Banjir Mencapai 3.206 Orang
39 RT di Jakarta Terdampak Banjir Rob
BPBD Ungkap Penyebab Banjir di Lombok Tengah Akibat Tumpukan Sampah Menutup Irigasi
Rumah Warga Rusak Akibat Banjir Rob Tertinggi di Muara Baru