LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PKS buka peluang koalisi dengan PDIP

"Saya melihat sekarang ini PDIP dan PKS sudah masuk dalam kendali generasi kedua," kata Fahri Hamzah.

2014-02-05 11:55:02
PKS
Advertisement

Menjelang Pemilu 2014, masing-masing partai politik mulai ancang-ancang untuk membangun koalisi. Antara PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ), dianggap memiliki kesamaan.

Hal ini diungkapkan Wasekjen PKS Fahri Hamzah . Menurut dia, peluang koalisi antara partainya dengan PDIP dalam 2014 ini amat terbuka.

"Saya melihat sekarang ini PDIP dan PKS sudah masuk dalam kendali generasi kedua. Dan ini yang memungkinkan mereka melakukan percakapan yang lebih ringan dari ketegangan sebelumnya akibat pemilu dan latar ideologi partai. Jadi itu mungkin saja kalau diinisiasi," ujar Fahri saat dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (5/2).

Jika dibandingkan koalisi dengan Partai Demokrat , kata Fahri, PKS dirasa lebih baik membangun koalisi dengan PDIP . Hal ini sebagai upaya untuk menghadapi tantangan bangsa ke depan yang semakin berat.

"Basis koalisi kita harus diperluas pada upaya menemukan kesepakatan tentang persoalan bangsa dan solusi yang tepat. Sebab pada dasarnya tak ada halangan bagi koalisi partai di Indonesia," jelas Fahri.

Perlu diketahui, antara PKS dan PDIP memiliki perbedaan soal ideologi. Jika PKS berlandaskan ideologi Islam, PDIP berideologi Pancasila (nasionalis).

Di sisi lain, hubungan antara PDIP dengan Partai Demokrat dalam dua pemilu yang lewat belum pernah sejalan. Periode 2004 dan 2009, PDIP lebih memilih menjadi partai oposisi dan berseberangan dengan Partai Demokrat .

Baca juga:
Akbar Tandjung: Golkar dan PDIP mungkin saja berkoalisi
Soal koalisi Demokrat-PDIP, hubungan SBY-Mega jangan dipanasi
Politikus PDIP: Demokrat 'ngebet' koalisi karena kami konsisten
Demokrat sebut lebih enak koalisi dengan PDIP di 2014
Spanduk koalisi Partai NasDem dan PDIP beredar di Jakarta

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.