Petugas Pemakaman Covid-19 Perlu Diprioritaskan untuk Divaksinasi
Menurut Marius, petugas pemakaman telah bekerja keras memakamkan pasien Covid-19. Setiap hari mereka berjibaku memakamkan jenazah dengan protokol covid.
Pengamat Kesehatan, Marius Wijajarta, meminta pemerintah memprioritaskan petugas pemakaman Covid-19 untuk divaksinasi. Alasannya, petugas pemakaman sangat rentan terpapar Covid-19. Marius menyebut, vaksinasi petugas pemakaman Covid-19 seharusnya bersamaan dengan tenaga kesehatan.
"Jadi tukang gali makam harus diprioritaskan juga seperti tenaga kesehatan," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Senin (11/1).
Menurut Marius, petugas pemakaman telah bekerja keras memakamkan pasien Covid-19. Setiap hari mereka berjibaku memakamkan jenazah dengan protokol covid.
"Kasihan itu, jangan sampai kelewatan. Kasihan mau ngubur orang Covid-19 malah kena nanti, malah dia nanti yang dikuburin. Terus siapa yang kuburin dia," katanya.
Pemerintah menjadwalkan vaksinasi Covid-19 pada 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo merupakan orang pertama yang akan mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan selain Jokowi ada tiga kelompok besar yang akan menerima vaksin Covid-19 pada hari pertama vaksinasi.
"Pertama pejabat publik pusat dan daerah," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (7/1).
Kelompok kedua yakni pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci dari institusi kesehatan di daerah. Kelompok ketiga, tokoh agama di daerah.
Baca juga:
Luhut: Hari Rabu Kita akan Mulai Vaksinasi Nasional
Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tak Jelas, Pemerintah Terancam Digugat
MUI Nyatakan Halal, Wamenag Minta Publik Setop Pro Kontra Vaksin Sinovac
Jokowi Sebut Indonesia akan Terima 426 Juta Vaksin Covid-19 hingga Akhir Tahun 2021
VIDEOGRAFIS: Penjelasan Detail Kandungan Vaksin Sinovac
Presiden Jokowi: Indonesia Gunakan Vaksin Covid-19 yang Teruji dan Halal
Twitter Hapus Unggahan Ali Khamenei tentang Larangan Impor Vaksin dari AS & Inggris