Twitter Hapus Unggahan Ali Khamenei tentang Larangan Impor Vaksin dari AS & Inggris
Merdeka.com - Twitter menghapus unggahan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada Jumat, terkait larangan impor vaksin virus corona dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Dalam kicauannya, Khamenei menyebut vaksin dari dua negara tersebut bisa “mengkontaminasi” orang.
“Vaksin impor dari Amerika dan Inggris dilarang. Bukan tidak mungkin mereka ingin mencemari negara lain. Vaksin Prancis juga tak dapat dipercaya,” jelasnya, seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (10/1).
Status Khamenei dalam bahasa Inggris dan Arab itu kemudian dihapus Twitter, disebut telah melanggar pedoman platform media sosial tersebut. Tapi tweet yang sama dalam bahasa Persia masih tersedia.
Khamenei melarang impor vaksin dari Inggris dan AS karena dia tak mempercayai kedua negara itu. Iran akan mengimpor vaksin dari negara non-Barat seperti Rusia, China atau India.
Pernyataan Khamanei ini memicu kritik di media sosial. Sejumlah kritik mengatakan pemimpin spiritual Iran itu tak memiliki keahlian terkait hal tersebut.
Warga Iran meluncurkan kampanye online, mendesak pemerintah tak menunda pembelian vaksin dari luar negeri.
Data Kementerian Kesehatan Iran menunjukkan, virus corona telah menewaskan hampir 55.000 orang dari 1,2 juta warga yang terinfeksi.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya