Pesawat ATR 440 Hilang Kontak di Maros Disewa KKP
Pesawat mengangkut 11 orang tersebut ini hilang di sekitar wilayah Maros-Pangkep.
Pesawat ATR 400 hilang kontak di Maros. Pesawat itu disewa Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Pesawat dengan nomor penerbangan PKTHT itu rute Yogyakarta-Makassar. Pesawat mengangkut 11 orang tersebut ini hilang di sekitar wilayah Maros-Pangkep.
"Kami menerima info dari Airnav Makassar bahwa telah terjadi satu pesawat jenis ATR 400 milik IAT (Indonesia Air Transport) yang dioperasikan oleh atau disewa oleh KKP seperti itu. Jumlah penumpang 11 orang, di mana 8 kru dan 3 penumpang yang ikut di atas on board," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar Muh Arif Anwar di kantor Basarnas Makassar, Sabtu (17/1).
Basarnas Kirim Tim Rescue
Arif mengatakan, Basarnas Makassar sudah mengerahkan personel ke titik kontak terakhir pesawat IAT tersebut. Berdasarkan titik koordinat yang dikirim Airnav Makassar, Arif menyebut lokasi diduga pesawat jatuh di daerah Taman Nasional Bantimurung.
"Di mana titik duga setelah kami plot koordinat terakhir yang diberikan oleh pihak ATC itu mengarah di daerah Bantimurung dan sekitarnya. Nah tim kami tadi sudah sampai di sana dan sudah membuat satu posko SAR gabungan di daerah Bantimurung," tutur Arif.
Basarnas Minta Bantuan TNI AU
Selain itu, Basarnas juga meminta bantuan ke TNI AU untuk mengerahkan Helikopter Caracal. Helikopter ini diharapkan bisa membantu melakukan observasi udara.
"Selain itu Caracal juga bisa digunakan untuk evakuasi melalui udara," ucap Arif.
Arif menegaskan hingga saat ini Basarnas belum menemukan bangkai pesawat atau korban jiwa.
"Kami berdoa secepatnya bisa kita temukan pesawatnya dan korbannya masih bisa kita selamatkan," kata Arif.