Pertamina Proyeksi BBM Naik 8,4 Persen Saat Nataru 2026 di Jatimbalinus
Untuk proyeksi BBM saat di nataru, diperkirakan meningkat 85 persen dari rata-rata normal harian dan itu juga terjadi peningkatan di LPG.
Menjelang Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026 (Nataru) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah, khususnya di Pulau Bali.
Ahad Rahedi selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, mengatakan, bahwa Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Jatimbalinus.
"Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan," kata Ahad, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/12).
Meningkat 85 persen
Untuk proyeksi BBM saat di nataru, diperkirakan meningkat 85 persen dari rata-rata normal harian dan itu juga terjadi peningkatan di LPG yang diproyeksi meningkat 35 persen.
"Proyeksi konsumsi BBM selama periode satgas (nataru) ini diperkirakan meningkat sekitar 8,4 persen dari rata-rata normal 19.580 KL (kilo liter) hari untuk gasoline dan untuk gasoil turun sekitar 5,1 persen dari konsumsi normal 9.596 KL/hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang," ujarnya.
"Sedangkan, kebutuhan rumah tangga konsumsi mitan diperkirakan meningkat 8,5 persen dari normal harian 348 KL/hari dan LPG meningkat 3,4 persen dari normal harian 6.184 MT (metrik ton) hari," jelasnya.
Patra Niaga Regional
Ia menyebutkan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru yang dimulai pada tanggal 13 November 2025 sampai dengan 11 Januari 2026 untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Periode Satgas ini dimulai lebih awal yang mana pada tahun-tahun sebelumnya dimulai pada Bulan Desember 2025.
Selain itu, berdasarkan proyeksi nasional, akan terjadi tiga puncak mobilitas masyarakat yaitu pada tanggal 24 hingga 25 Desember 2025, dan 31 Desember hingga 1 Januari 2026, serta arus balik pada tanggal 2 hingga 4 Januari 2026.
Kemudian, selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memastikan pasokan Aviation Turbine Fuel (Avtur) atau bahan bakar pesawat terbang untuk kebutuhan penerbangan di 13 bandara yang tersebar di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Pasokan avtur dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus pergi dan arus balik.
"Untuk sektor aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus pergi dan arus balik," sebutnya.
Naik sebesar 2,4 persen
Adapun konsumsi Avtur untuk penerbangan di Jatimbalinus naik sebesar 2,4 persen dari rerata normal harian 3.504 KL/hari.
Kemudian, untuk kesiapan stok BBM dan LPG selama periode nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan agen LPG dalam kondisi yang optimal. Dengan mengutamakan distribusi yang merata di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang rawan atau terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa adanya gangguan.
"Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Nataru. Selain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,” ujar Ahad.
Meliputi 1.473 SPBU
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan seluruh infrastruktur meliputi 1.473 SPBU, 907 Pertashop, dan 1.209 Agen LPG.
Selain mengoptimalkan seluruh jaringan layanan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama periode Nataru. Layanan tersebut mencakup 644 SPBU Siaga 24 jam dan 917 Agen LPG Siaga yang memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan energi kapan saja.
Selain itu, tersedia 7 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga serta layanan 41 unit Motorist/PDS yang mobile untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.
Menyiapkan 17 unit mobil tangki stand-by
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus turut menyiapkan 17 unit mobil tangki stand-by sebagai kantong suplai di jalur padat perjalanan. Sementara itu, sebanyak 3 Serambi MyPertamina hadir di rest area dan pusat keramaian, menyediakan berbagai fasilitas tambahan seperti ruang istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, hingga area bermain anak.
Dukungan layanan keselamatan juga diberikan melalui ambulans di sejumlah titik strategis dan porter gratis di beberapa bandara untuk membantu mobilitas masyarakat.
Command center
Sistem monitoring real-time melalui command center Satgas memastikan suplai segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.
Untuk kenyamanan konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus turut menghadirkan promo pembelian BBM Non-Subsidi serta program MyPertamina yang memudahkan transaksi dan akses layanan.
“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk informasi titik layanan dan promo. Kami siap melayani sepenuh hati agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang bersama keluarga,” ujar Ahad