Pernah Kemalingan Rp30 Juta, Nenek Sebatang Kara di Bekasi Dihabisi Perampok, Pelaku Orang yang Sama?
Pelaku berjumlah empat orang menggunakan orang dua sepeda motor. Leher dan tangan nenek lansia itu diikat.
Pelaku perampokan sekaligus pembunuhan seorang wanita lanjut usia (Lansia) bernama Bimih (72) di Kampung Pulorengas RT07 RW03, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi diduga berjumlah empat orang.
Mereka menyatroni rumah sekaligus warung milik korban menggunakan dua sepeda motor. Dua pelaku menunggu di luar, dan dua pelaku lainnya berada di dalam rumah korban.
"Saya tahunya pas ada satu orang yang udah kabur, ada yang teriak maling, maling, pas kebetulan waktu itu lagi ada yang makan (di warung saya), nah saya keluar lihat dia (pelaku) udah kabur jauh," kata Sunari (40), pemilik warung pecel lele yang lokasinya berseberangan dengan rumah korban, Selasa (11/2).
Sunari melihat salah satu pelaku membawa kantong plastik berwarna merah saat keluar dari rumah korban pada Senin (10/2) sekira pukul 01.00 WIB. Dia juga melihat satu dari tiga pelaku itu memiliki ciri-ciri rambut keriting dan berbadan gemuk.
"Saya lihat (salah satu pelaku) anak muda, saya juga lihat bawa tentengan plastik warna merah, tapi saya enggak tahu isinya, mereka empat orang pakai motor dua," katanya.
Setelah pelaku kabur, Sunari melihat pintu warung milik korban dalam keadaan terbuka. Saat dicek ke dalam bersama warga lainnya, dia melihat korban sudah tewas dengan kondisi tangan dan leher terikat kain, serta kondisi rumah berantakan.
"Saya lihat (korban) udah geletak, udah berantakan, di belakang pintu ada rokok, kunci gembok, lihat jenazah dari jauh, tangan terikat, leher diikat pakai kain, lokasinya di dalam," katanya.
Menurut Sunari, sebelumnya korban juga pernah menjadi korban perampokan, tepatnya pada saat Ramadan. Saat itu lansia yang tinggal seorang diri di rumah kehilangan uang sebesar Rp30 juta.
"Yang pertama bulan puasa dulu, duit hilang katanya Rp30 juta, kalau yang sekarang enggak tahu, orangnya mah baik dari dulu pas almarhum suaminya masih ada, rencananya mau naik haji tahun besok," ucap Sunari.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Sementara saksi yang sudah dimintai keterangannya sebanyak lima orang.
"Masih kita cari untuk para pelaku, ada lima saksi yang sudah diperiksa, dari warga sekitar TKP dan keluarga korban, masih terus kami upayakan untuk ungkap," tandasnya.
Sebelumnya, seorang wanita lansia bernama Bimih (72) ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kampung Pulorengas RT07 RW03, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Senin (10/2) dini hari. Korban ditemukan di kamarnya dengan kondisi tangan, kaki dan leher terikat kain.
Rumah korban sekaligus warung juga terlihat berantakan. Barang berharga milik korban seperti uang, handphone, dan beberala barang dagangannya juga ikut raib dibawa kabur pelaku.
Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk kepentingan penyidikan. Dari hasil visum menyebutkan pada jasad korban terdapat luka bekas cekikan di leher, bekapan mulut dan empat titik pukulan di kepala.