LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perketat dan Perluas PSBB Demi Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Dia melihat, tak sedikit masyarakat yang tergerak salin bantu dalam masa pandemi ini. Baik pribadi hingga organisasi kemanusiaan.

2020-05-19 16:08:29
PSBB
Advertisement

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo, pada akhir Maret lalu, dinilai mampu menekan penyebaran virus covid-19. Setidaknya, ada empat provinsi dan 72 Kabupaten/Kota yang menerapkan PSBB.

Ada juga beberapa daerah yang baru memulai PSBB. Misalnya Malang Raya, Palembang dan Prabumulih, 5 Kabupaten/Kota di Riau, serta Banjarmasin. Sementara itu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Tegal mulai melonggarkan PSBB agar kondisi ekonominya kembali pulih.

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said menuturkan pembatasan interaksi sosial menjadi salah satu usaha yang dilakukan kebanyakan negara untuk memutus mata rantai covid-19.

Advertisement

"Sebaliknya yang santai dan sembrono terbukti sebarannya cepat sekali. Maka itu sejak awal Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla sudah mengingatkan. Perketat interaksi sosial. Lakukan pembatasan sosial seluas mungkin," katanya, Selasa (19/5).

Penerapan PSBB, lanjut dia, harus dengan persiapan logistik yang memadai, karena cara ini akan sangat membantu melandaikan kurva penyebaran virus corona COVID-19.

"Semua pihak perlu memperkuat appeal (desakan) kepada pemerintah, untuk memperluas dan memperketat PSBB," tambahnya.

Advertisement

Dia melihat, tak sedikit masyarakat yang tergerak salin bantu dalam masa pandemi ini. Baik pribadi hingga organisasi kemanusiaan.

"Ada yang membagi sembako, membagi masker, alat kesehatan, menyediakan tempat cuci tangan dan lain lain. Sesungguhnya ini waktu yang baik untuk membangun solidaritas," ungkap dia.

"Rakyat kita luar biasa kuat dan tangguh. Semangat untuk bersosial juga tinggi. Kita hanya butuh keteladanan. Begitu ada contoh-contoh kebaikan. Semua akan bergerak," tambah dia.

Baca juga:
Mahfud MD Tanggapi Pernyataan Sekjen MUI Soal Larangan Salat di Masjid
CBD Ciledug Buka dan Ramai Pengunjung Saat PSBB, Camat Sebut Kucing-kucingan
Timbulkan Kerumunan Massa, Dua Pusat Perbelanjaan di Cikarang Ditutup Sementara
Polisi Sebut Bakal Bubarkan Kerumunan Massa di Pusat Perbelanjaan Selama PSBB
Pelanggaran PSBB di Malang Raya Didominasi Pengendara dari Luar Kota
Demokrat Minta Pemerintah Setop Bikin Bingung dan Gaduh dalam Atasi Corona

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.