LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Peringatan Satu Abad Jam Gadang Tegaskan Ikonik Bukittinggi dan Identitas Bangsa

Peringatan satu abad Jam Gadang di Bukittinggi menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali posisinya sebagai simbol sejarah, budaya, dan identitas bangsa, menarik perhatian nasional.

Minggu, 21 Jun 2026 21:02:09
sejarah indonesia
Peringatan satu abad Jam Gadang di Bukittinggi menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali posisinya sebagai simbol sejarah, budaya, dan identitas bangsa, menarik perhatian nasional. (AntaraNews)
Advertisement

Peringatan satu abad ikon Kota Bukittinggi, Jam Gadang, telah sukses digelar, menandai seratus tahun berdirinya menara jam bersejarah tersebut. Acara puncak perayaan ini berlangsung pada 21 Juni 2026, menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali makna Jam Gadang bagi bangsa Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa perayaan ini mengukuhkan Jam Gadang tidak hanya sebagai penanda waktu, tetapi juga sebagai simbol sejarah, budaya, dan identitas nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resminya pada hari Minggu, menyoroti kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa, atau mega diversity.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menambahkan bahwa rangkaian peringatan telah berlangsung sejak 3 Juni hingga 21 Juni 2026. Malam puncak perayaan ini diharapkan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus menegaskan Bukittinggi sebagai pusat kebudayaan penting di Indonesia.

Jam Gadang: Penanda Waktu dan Saksi Sejarah Bangsa

Fadli Zon menekankan bahwa Jam Gadang memiliki peran lebih dari sekadar penunjuk waktu, namun juga menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah Indonesia. Bangunan yang telah berdiri sejak tahun 1926 ini telah melewati berbagai fase krusial dalam sejarah negeri.

Advertisement

Mulai dari era kolonial, masa perjuangan merebut kemerdekaan, upaya mempertahankan kedaulatan, hingga periode pembangunan nasional, Jam Gadang selalu hadir sebagai pengamat setia. Keberadaannya menjadi cerminan dinamika bangsa yang terus berkembang dan menorehkan jejak sejarah.

“Jam Gadang bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga penanda zaman,” ujar Fadli Zon. Ia juga memproyeksikan bahwa ikon ini akan terus menjadi saksi lahirnya Generasi Indonesia Emas 2045, menandakan harapan dan masa depan bangsa yang cerah.

Advertisement

Kolaborasi Lintas Sektor dalam Perayaan Satu Abad Jam Gadang

Perayaan satu abad Jam Gadang dapat terselenggara berkat kolaborasi erat antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, korporasi, dan masyarakat. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi sinergi ini di tengah tantangan efisiensi dan dinamika global.

Kerja sama ini menunjukkan komitmen bersama dalam melestarikan dan mengapresiasi warisan budaya bangsa yang tak ternilai. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan acara berskala besar ini, memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa malam puncak perayaan bukan hanya sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya dan menegaskan posisi Bukittinggi sebagai salah satu pusat kebudayaan penting di Indonesia.

Ragam Kegiatan Memeriahkan Peringatan dan Harapan Kementerian Kebudayaan

Rangkaian peringatan satu abad Jam Gadang diisi dengan beragam kegiatan menarik yang melibatkan partisipasi luas. Beberapa di antaranya adalah kompetisi fotografi, Festival Internasional Literasi Minangkabau, dan seminar internasional.

Seminar internasional tersebut mengangkat tema sejarah dan budaya, memberikan wawasan mendalam tentang warisan Minangkabau dan peran Jam Gadang. Selain itu, pertunjukan seni tradisi dari Sumatra Barat dan berbagai daerah lain di Indonesia turut memeriahkan acara, menunjukkan kekayaan seni nusantara.

Melalui peringatan tersebut, Kementerian Kebudayaan berharap Jam Gadang tidak hanya dikenal sebagai ikon Kota Bukittinggi. Lebih dari itu, diharapkan menjadi pengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia serta bukti kekayaan budaya yang menjadi kekuatan di tengah peradaban dunia.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Kloter 12 Jamaah Haji Debarkasi Banjarmasin Tiba di Tanah Air, Total 4.303 Jemaah Telah Kembali
  • Peringatan Satu Abad Jam Gadang Tegaskan Ikonik Bukittinggi dan Identitas Bangsa
  • Wapres Gibran Perluas Program Makan Bergizi Gratis di Asmat, Libatkan Gereja
  • Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan Infrastruktur Pascagempa di Sigi
  • Wapres Gibran Dukung Pembangunan Katedral Asmat dengan Penanaman Cemara, Simbol Harapan Baru
  • budaya minangkabau
  • bukittinggi
  • fadli zon
  • ikon nasional
  • indonesia emas 2045
  • jam gadang
  • kementerian kebudayaan
  • konten ai
  • merdekaantara
  • satu abad jam gadang
  • sejarah indonesia
  • warisan budaya
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.