Peran Besar Perbakin Antar Tim Menembak Indonesia Raih Emas Beregu di SEA Games 2025
Dukungan sistematis dan persiapan matang dari Perbakin dinilai menjadi kunci utama keberhasilan tim menembak Indonesia meraih emas beregu putra air pistol 10 meter di SEA Games 2025.
Tim menembak Indonesia berhasil menyumbangkan medali emas dari nomor beregu putra air pistol 10 meter pada ajang SEA Games 2025 yang diselenggarakan di Bangkok. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran penting Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) dalam menyediakan dukungan komprehensif.
Medali emas tersebut diraih setelah tim yang diperkuat oleh Muhamad Iqbal Raia Prabowo, Sultanul Aulia Ma’aruf, dan Wira Sukmana, mengumpulkan total 1.736 poin. Angka ini sekaligus memecahkan rekor SEA Games sebelumnya, menunjukkan performa luar biasa para atlet.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di atas Vietnam dan Thailand, yang masing-masing meraih 1.717 dan 1.715 poin. Prestasi ini menambah pundi-pundi medali emas kontingen Indonesia dari cabang olahraga menembak, menegaskan dominasi di kancah regional.
Dukungan Komprehensif Perbakin Menjadi Kunci Sukses
Wira Sukmana, salah satu atlet peraih emas, secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada Perbakin atas dukungan yang diberikan. Ia menyoroti peran tim manajer, psikolog, fisioterapis, pelatih fisik, serta seluruh ofisial yang telah bekerja keras.
"Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada Perbakin. Berikut sudah menyiapkan kami tim manajer, tim official psychology, dan juga fisioterapi, dan juga pelatih fisik, dan juga semua official yang sudah bergabung dengan kita," ujar Wira usai pertandingan. Pernyataan ini menunjukkan betapa krusialnya dukungan non-teknis dalam mencapai performa puncak.
Wira juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja kolektif, bukan sekadar pencapaian individu. "Jadi kesuksesan ini bukan semata-mata kesuksesan kita pribadi. Tapi kesuksesan kita bersama," tambahnya, menekankan semangat tim yang kuat.
Sistem dukungan yang terstruktur dari Perbakin ini memungkinkan para atlet untuk fokus sepenuhnya pada latihan dan pertandingan. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan bakat dan peningkatan prestasi atlet menembak Indonesia.
Persiapan Jangka Panjang dan Kerja Keras Tim
Muhamad Iqbal Raia Prabowo turut mengamini bahwa persiapan jangka panjang menjadi faktor penentu utama. Menurutnya, program latihan yang telah dijalankan selama ini membentuk fondasi kuat bagi performa tim.
"Mungkin karena kita udah persiapan lama memang, karena kita ada banyak tim pendukung di belakang jadi bisa menghasilkan skor yang memang lagi di peak," kata Iqbal. Konsistensi dalam persiapan membantu atlet mencapai performa terbaik mereka di waktu yang tepat.
Sultanul Aulia Ma’aruf juga mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang dicapai bersama tim. Ia merasa perjuangan yang telah dilakukan sejak awal tahun terbayar lunas dengan medali emas ini.
"Alhamdulillah lah, perjuangan selama ini dari awal tahun terbayar hari ini. Mendapatkan emas beregu, ya bareng tim-tim juga berjuangnya," ucap Sultanul. Ini menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi para atlet dalam menghadapi kompetisi.
Pecahkan Rekor SEA Games dan Dominasi Regional
Tim menembak Indonesia menunjukkan dominasinya di nomor beregu putra air pistol 10 meter dengan mengumpulkan total 1.736 poin. Perolehan poin ini tidak hanya mengamankan medali emas, tetapi juga mencetak sejarah baru.
Catatan impresif tersebut secara resmi memecahkan rekor SEA Games untuk nomor ini, menegaskan kualitas dan potensi atlet menembak Indonesia di kancah Asia Tenggara. Ini merupakan bukti nyata dari efektivitas program latihan dan dukungan Perbakin.
Kemenangan ini membawa Indonesia unggul jauh atas pesaingnya, Vietnam dan Thailand, yang masing-masing mencatatkan 1.717 dan 1.715 poin. Selisih poin yang signifikan menunjukkan keunggulan performa tim Indonesia.
Medali emas ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim menembak, tetapi juga menambah perolehan medali emas kontingen Indonesia secara keseluruhan. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi cabang olahraga lain untuk meraih hasil serupa di SEA Games 2025.
Sumber: AntaraNews