Penyidik Bareskrim geledah 5 tempat terkait kasus UPS
Bareskrim telah memeriksa 73 saksi dari 130 saksi yang rencananya bakal diperiksa termasuk anggota DPRD DKI Jakarta.
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menggeledah lima tempat terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 25 paket Uninterruptible Power Suply (UPS) di 25 SMAN/SMK oleh suku Dinas Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Barat tahun anggaran 2014. Penggeledahan dilakukan guna mencari data teranyar terkait kasus yang telah menetapkan Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK) pengadaan UPS Sudin Dikmen Jakarta Barat Alex Usman dan PPK Pengadaan UPS Sudin Dikmen Jakarta Pusat Zaenal Soleman.
"1. Kantor PT Ofistarindo. 2. Kediaman Harilaw. 3. Kantor Sarpras Sudin Menengah Jakarta Barat. 4. Rumah Alex Usman. 5. Kantor Istana Multimedia," kata Kasubdit V Dit Tipikor Bareskrim Polri, Kombes Muhammad Ikram di Jakarta, Rabu (8/4).
Menurut Ikram saat ini penggeledahan masih berlangsung di lima tempat terpisah tersebut. Namun, Ikram enggan untuk menjelaskan lebih lanjut data-data maupun barang yang akan digeledah oleh pihak penyidik.
"Baru main kita. Mungkin sore selesai. Fisiknya jangan dikasih tahulah, nanti diumpetin lagi," imbuhnya.
Dalam kasus ini, Bareskrim telah memeriksa 73 saksi dari 130 saksi yang rencananya bakal diperiksa termasuk anggota DPRD DKI Jakarta. Bareskrim juga telah menetapkan dua tersangka yakni Alex Usman selaku PPK pengadaan UPS Sudin Dikmen Jakarta Barat dan Zaenal Soleman selaku PPK Pengadaan UPS Sudin Dikmen Jakarta Pusat.
Baca juga:
Perjalanan hak angket, manuver DPRD DKI gulingkan Ahok
Kasus UPS, Bareskrim akan panggil anggota DPRD DKI
Anak tersangka UPS bantah buku karyanya di APBD 2014
Cara Haji Lulung yakinkan publik tak terlibat lingkaran proyek UPS
Sudah jadi tersangka UPS, 2 PNS DKI masihkah dapat gaji?
DPRD sebut pengadaan UPS diusulkan Pemprov DKI tahun 2014
Ahok bakal ganti dua PNS DKI jadi tersangka korupsi UPS