LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Penumpang dari Singapura dan Malaysia akan diperiksa lebih ketat

Pertimbangannya, ternyata ada barang-barang berbahaya dari luar negeri yang tidak diinginkan masuk ke Indonesia.

2016-07-08 22:33:00
bandara soetta
Advertisement

PT Angkasa Pura II, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, akan memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang dari Singapura dan Malaysia. Alasannya, sering terjadi penyelundupan narkoba yang dibawa oleh penumpang dari dua negara tetangga itu.

"Jadi dalam diskusi kami dengan Kemenhub, ternyata banyak hal-hal yang tidak diinginkan masuk ke Indonesia dari dua Negara terdekat, yakni dari Singapura dan Malaysia. Oleh karenanya, Pak menteri akan menyetujui random check in, dari pesawat penumpang dua tujuan itu," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi saat berbincang di Terminal 2F, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (8/7).

Pihaknya menunggu SK dari Kemenhub untuk pengawasan pengetatan terhadap penumpang dari dua negara tersebut. Pertimbangannya, ternyata ada barang-barang berbahaya dari luar negeri yang tidak diinginkan masuk ke Indonesia.

Advertisement

"Kita menunggu SK dari Kemenhub untuk melakukan itu. Pertimbangannya, karena skala sejak setahun ada barang-barang berbahaya yang masuk," tuturnya.

Barang berbahaya yang dimaksud yakni narkoba. Pengetatan akan dilakukan kepada penumpang yang datang, serta melakukan pengamanan tertutup yang sewaktu-waktu dapat dilihat oleh petugas yang tidak menggunakan pakaian seragam. "Adapun patroli kami akan dilakukan secara acak," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan membuat aturan untuk menerapkan pemeriksaan acak atau random checking kepada penumpang dari penerbangan internasional di semua bandara. Hal itu dia ungkapkan ketika berkunjung ke Jakarta Air Traffic Services Center (JATSC) Airnav Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (7/7/2016) lalu.

Advertisement

"Ada usulan dari Angkasa Pura II, beberapa hari kemarin Dirutnya bicara dengan saya dan saya juga setuju, nanti dibikin SOP (Standar Operasional Prosedur) bahwa penerbangan yang dari luar negeri itu, secara random atau sampling, akan diperiksa penumpang turunnya," kata Jonan.

Baca juga:
Modus selundupkan narkoba ke lapas, dari popok bayi sampai layangan
Kepala patung kuda ini ternyata berisi kokain senilai Rp 131 miliar
2 Pelaku penyelundupan sabu & pil happy five dari Malaysia diciduk
Bawa 5 kg ganja, penumpang tujuan Batam diamankan di Kualanamu
Wali Kota Pontianak tuding Malaysia lakukan pembiaran pasok narkoba

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.