LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pengamat pendidikan Arif Rahma minta Mendikbud cabut larangan MOS

"Setiap siswa yang diberi tanggung jawab saat pelaksanaan MOS bisa dewasa, mandiri," ujar Arif.

2016-07-24 10:03:00
Masa Orientasi Siswa
Advertisement

Pengamat pendidikan Arif Rahman Hakim mengatakan pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS) di sekolah berdampak positif terhadap pendidikan. Menurut dia, MOS bisa membentuk karakter siswa yang dewasa.

"Setiap siswa yang diberi tanggung jawab saat pelaksanaan MOS bisa dewasa, mandiri," ujar Arif saat berbincang dengan merdeka.com melalui sambungan telepon, Jumat (22/7).

Arif pun tak menampik dalam pelaksanaan MOS kerap berbuntut kekerasan. Namun, hal tersebut dipicu kurang optimalnya pengawasan dari pihak sekolah.

Pria kelahiran Malang melanjutkan, dirinya mendukung jika pemerintah melarang senior melakukan tindakan vulgar kepada siswa baru. Namun realitas kini pemerintah membatasi ruang perkenalan antara siswa baru dengan seniornya.

"Saya kira pemerintah harus punya cara agar bagaimana perkenalan itu dibimbing secara akademis. Bukannya dilarang berkenalan. Senior tetap dilibatkan dalam pengenalan lingkungan sekolah, hanya saja berbagai hal untuk pengawasannya terus dioptimalkan," kata dia.

Arif berharap pemerintah segera meninjau kembali keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Baswedan yang melarang pelaksanaan MOS.

"Pemerintah coba lihat keputusannya, MOS ini penting," tuntasnya.

Baca juga:
Pengamat pendidikan Arif Rahma minta Mendikbud cabut larangan MOS
Pengamat pendidikan sebut MOS membentuk pribadi siswa berkarakter
Ini alasan di balik pelarangan MOS oleh Mendikbud
Sejarah MOS di Indonesia dimulai dari Stovia
Pastikan tak ada perpeloncoan, Rano Karno sidak ke sekolah

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.