Pengakuan Lucu Ronald Tannur Potong Rambut buat Buang Sial Usai Divonis Bebas: Ternyata Sialnya Masih Ikut
Ronald Tannur kembali terseret kasus usai ketahuan menyuap hakim yang memvonisnya bebas.
Gregorius Ronald Tannur mengungkap pernah melakukan ritual khusus usai divonis bebas PN Surabaya terkait kematian Dini Sera. Dia memotong rambutnya sebagai syukur setelah menghirup udara bebas dari Rutan Surabaya.
Ronnald Tannur menceritakan hal itu saat menjadi saksi untuk terdakwa makelar kasus Zarof Ricar, Ibu Ronald Tannur Meirizka Widjaja, serta mantan kuasa hukumnya, Lisa Rachmat.
Ronald mengaku melakukan ritual potong rambut untuk membuang sial dari perkara yang menjeratnya pada saat itu. Tapi nahas, kini dirinya malah terjerat kasus lagi.
"Apakah benar saudara setelah dinyatakan bebas kemudian untuk membuang sial itu pakaian saudara ke hotel dulu?" Tanya hakim anggota Sigit Herman Binaji di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Selasa (18/3).
"Betul pak," saut Ronald yang dihadirkan sebagai saksi tiga terdakwa itu.
"Salin dulu, saudara di situ ya?" tanya Sigit.
"Betul pak, potong rambut di situ dulu, mandi dulu," ucap Ronald
"Buang sial gitu ya?" Tanya Sigit.
"Buang sial pak, ternyata sialnya masih ikut pak," kata Ronald.
Ronald menjelaskan pasca divonis bebas hakim PN Surabaya, kuasa hukumnya, Lisa Rachmat beserta tim mengajak dirinya ke resto cepat saji untuk makan terlebih dahulu. Setelahnya langsung dibawa ke hotel.
Selain mencukur rambut, Ronald juga membuang sebagian pakaiannya di hotel. Sementara sebagian dia tinggalkan di rutan.
"Sempat nginep di situ?" tanya Sigit.
"Tidak nginap pak, cuma mandi," ujar saksi.
"Cuma buang sial aja?" Cecar Sigit
"Buang sial saja" jawab Sigit.
"Pakaiannya dibuang di mana?" tanya hakim anggota.
"Pakaiannya saya kurang tau dibuang di mana," ucap Ronald
"Apakah dibuang di Kali Brantas?" tanya Sigit lagi.
"Sepertinya ditinggal di hotel pak," ujar Ronald menambahkan.