LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pendeta yang hamili siswi SMP di Bekasi akan dipecat dari gereja

"Majelis gereja pantekosta pusat. Surat pe-nonaktifan sudah ditandatangani," kata komisioner KPAD Kota Bekasi, Rury.

2015-09-16 20:51:06
pencabulan
Advertisement

Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Bekasi, menyatakan bahwa pendeta DM (53) telah dinonaktifkan sebagai pendeta di sebuah gereja di daerah Bekasi Timur. Hal ini menyusul pihak majelis gereja pusat mengonfirmasi langsung kepada korban pencabulan hingga hamil dan melahirkan.

"Hari ini kami bertemu dengan utusan majelis gereja pantekosta pusat. Surat pe-nonaktifan sudah ditandatangani," kata komisioner KPAD Kota Bekasi, Rury Arif, Rabu (16/9).

Menurut dia, pihak gereja mengaku prihatin dengan kasus tersebut. Awalnya, kata dia, tak percaya dengan informasi itu, namun setelah bertemu langsung dengan korban, pihak gereja membuat keputusan sendiri. "Bahkan direkomendasikan akan dipecat," katanya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Ronny Hermawan mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan peristiwa itu. Apalagi, pelakunya tak lain adalah seorang panutan di sebuah gereja, sedangkan korbannya adalah jemaatnya sendiri.

"Apalagi korbannya adalah anak di bawah umur," katanya.

Pihaknya, kata dia, mengapresiasi KPAI Kota Bekasi, karena dengan cepat merespon terhadap kasus itu. Tapi, ia juga meminta agar lembaga perlindungan anak tersebut terus memberikan pendampingan dan pengawalan kasus. "Kami minta polisi segera bertindak," kata dia.

Seperti diketahui, CV dicabuli oleh pendetanya DM (53) hingga korban melahirkan bayi laki-laki. Pelaku mencabulinya di sebuah hotel kelas melati di bilangan Bekasi Timur pada Februari 2013 lalu dengan dalih melayani gembala tuhan hingga beberapa kali sampai korban tak menstruasi.

Setelah ketahuan hamil, korban diminta ke Semarang, Jawa Tengah. Lima bulan kemudian korban melahirkan, sedangkan anaknya diadopsi oleh orang yang disiapkan pelaku.

Baca juga:
Pendeta di Bekasi diduga cabuli jemaatnya yang masih ABG
Dicabuli pendeta, ABG di Bekasi alami trauma berat
KPAD Bekasi minta Kapolda Metro usut kasus pendeta hamili anak SMP

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.