Penculik anak di Depok dikenal suka mesum dengan cewek-cewek ABG
Begeng juga kerap meresahkan warga sekitar karena suka mengajarkan anak-anak tak benar.
Selain dikenal warga sekitar Jalan Asmawi, Depok, Jawa Barat, Zanuar Arifin alias Begeng (35) juga dikenal di kalangan anak-anak wanita usia ABG. Bahkan, Begeng pelaku penculikan J, dikenal kerap mesum dengan anak-anak ABG itu.
Ketika mereka lewat pasti selalu menyapa Begeng. Sapaannya adalah Om Begeng. Bahkan, Begeng juga tak sungkan untuk mencium mereka ketika sedang nongkrong bareng.
"Kadang dicium terus mereka cuma senyum-senyum sambil ngomong ih Om Begeng mah," kata Estu salah satu warga, menirukan ucapan mereka.
Selama empat bulan mengenal Begeng memang tidak banyak yang diketahuinya. Dia hanya tahu kalau Begeng sudah bercerai dengan istrinya. Estu sempat marah pada Begeng lantaran pernah mengajari Daus, anaknya untuk berbuat tidak baik.
"Dia pernah bilang gini ke Daus. Kalau mau nikahin pacar lo, hamilin dulu aja. Saya langsung marah dan bilang eh elo jangan ngajarin anak nggak bener ya," ceritanya.
Hengki, suami Estu membenarkan kalau Begeng dikenal di kalangan cabe-cabean sekitar. Remaja-remaja belia itu sering melintas di depan tokonya dan menyapa Begeng yang nongkrong dekat tokonya.
"Ya anak-anak yang pakai celana pendek gitu. Dia dikenal juga sama mereka (cabe-cabean)," katanya.
Diketahui, Begeng ditangkap polisi karena diduga melakukan pembunuhan terhadap bocah kelas satu SD berinisial J. Saat polisi melakukan penggerebekan, J ditemukan tewas di kamar mandi rumah Begeng.
Namun Begeng membantah telah membunuh J. Dia menyebut jika J dibunuh oleh dua orang yang tak dikenalnya.
Baca juga:
Fakta-fakta kasus penculikan bocah SD di Depok
Tersangka pembunuh bocah SD dikenal akrab dengan anak-anak
Saat rumah penculik bocah SD digerebek, terdengar pekikan anak kecil
Penculik bocah SD di Depok mengaku punya usaha percetakan di Depok
Penculik bocah SD di Depok dikenal pendiam & keluarganya broken home
Polisi dalami motif pelaku menculik bocah SD di Depok
Polisi sempat dobrak rumah pelaku pembunuh bocah SD di Depok