Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penculik bocah SD di Depok dikenal pendiam & keluarganya broken home

Penculik bocah SD di Depok dikenal pendiam & keluarganya broken home Rumah penculik bocah SD di Depok. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tetangga JA alias Begeng, pelaku penculik terhadap J (7), siswa SD asal Beji, Depok, mengatakan, sehari-hari Begang jarang bergaul dengan masyarakat sekitar. Tetangga Begeng mengenal pemuda berusia 35 tahun itu pendiam.

"Dia orangnya tertutup. Nggak pernah negur sama tetangga. Lebaran juga nggak pernah kelihatan," kata Noval (18) tetangga sebelah rumah JA, di Jalan Al Baidho RT 014/09 Nomor 62, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu (7/2).

Sepengetahuan Noval, JA sehari-hari tinggal hanya dengan ibunya. Hal itu terjadi lantaran kedua orangtuanya sudah bercerai.

"Di rumah itu dia (JA) tinggal sama ibunya doang. Ayahnya udah lama nggak di sini," ujar dia.

Namun Noval kurang mengetahui secara pasti waktu kedua orangtua JA bercerai. Akan tetapi, semenjak bercerai, ibunya Begeng diketahui tetangga sering marah-marah tanpa sebab yang jelas.

"Kalau ibunya sih suka marah-marah nggak jelas. Kalau ada orang lewat di depan rumahnya, suka ditimpuk atau disiram air. Ya mungkin akibat cerai kali ya," kata Noval.

JA sendiri diciduk polisi Minggu (7/2), lantaran diduga menculik J (7), siswa SD sepulang sekolah pada Sabtu, (6/2) sekitar pukul 12.00 WIB di Beji, Depok, Jawa Barat. Korban ditemukan dalam tewas rumah pelaku di Jalan Al Baidho RT 014/09 Nomor 62, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP