Penataan Kawasan Kumuh Makassar: Wamen PKP Tinjau Tallo, Dorong Solusi Hunian Vertikal
Wali Kota Makassar dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meninjau kawasan kumuh di Tallo, Makassar, memetakan penataan hunian layak dan mengusulkan solusi hunian vertikal untuk percepatan Penataan Kawasan Kumuh Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah melakukan peninjauan ke permukiman padat di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Jumat (06/3). Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan penataan hunian layak bagi warga setempat.
Peninjauan ini menjadi bagian penting dari agenda pemantauan kondisi kawasan yang tergolong kumuh. Kawasan tersebut membutuhkan penanganan serius dalam program penataan permukiman perkotaan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyusuri lorong-lorong permukiman warga yang berlokasi tidak jauh dari Pasar Tradisional Pannampu. Mereka berdialog langsung dengan sejumlah warga untuk mendengar kondisi kehidupan di kawasan tersebut.
Kondisi Permukiman Padat di Tallo dan Tantangan Penataan
Di lokasi peninjauan, Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wamen PKP Fahri Hamzah melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang berdempetan. Akses jalan di lingkungan tersebut juga sempit, mencerminkan kepadatan tinggi.
Beberapa bangunan berdiri sangat dekat satu sama lain, menunjukkan tantangan besar dalam penataan kawasan. Permasalahan yang teridentifikasi meliputi sanitasi, drainase, hingga kualitas hunian yang kurang layak.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyuddin, turut mendampingi dalam kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar berupaya serius dalam Penataan Kawasan Kumuh Makassar.
Solusi Hunian Vertikal dan Sinergi Pemerintah
Pemerintah Kota Makassar mengusulkan program penataan kawasan melalui pembangunan hunian vertikal. Program ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Mahyuddin menjelaskan bahwa pembangunan hunian vertikal dinilai sebagai salah satu solusi efektif. Konsep ini dapat menata kawasan permukiman padat sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Dengan konsep hunian vertikal, penataan kawasan diharapkan menjadi lebih tertata rapi. Ini juga akan menyediakan tempat tinggal yang lebih layak bagi warga yang selama ini tinggal di lingkungan dengan keterbatasan lahan.
Pemerintah Kota Makassar berharap sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dapat mempercepat penanganan kawasan kumuh. Realisasi program penataan permukiman sangat dibutuhkan.
Kunjungan lapangan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya adalah mendorong percepatan Penataan Kawasan Kumuh Makassar secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews