Pemuda Ini Ngamuk di Poslantas Usai Ditilang, Tendang Pintu Sampai Pecah lalu Kabur sampai Pacarnya Ketinggalan
Sejoli itu ditilang gara-gara tak mengenakan helm saat berboncengan.
Seorang pemuda, MR (20), ditahan polisi karena menendang poslantas hingga rusak setelah ditilang polisi. Pelaku sempat kabur meninggalkan pacarnya sebelum diamankan petugas.
Peristiwa itu bermula saat pelaku mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bersama pacarnya. Mereka hendak menyeberang dari ulu menuju ilir melewati Jembatan Ampera, Minggu (20/4). Petugas yang melihat pelaku berkendara tanpa mengenakan helm langsung menghentikan.
Polisi lantas membawa sepeda motor pelaku ke poslantas Jembatan Ampera untuk dilakukan sanksi tilang. Bukannya mengakui kesalahan, pelaku malah marah-marah.
Pelaku mengamuk dengan mengeluarkan kata-kata makian. Dia lantas menendang pintu poslantas yang berbahan kaca hingga pecah. Kemudian pelaku kabur.
Sementara pacarnya ia tinggalkan di poslantas bersama sepeda motornya.
Tak lama, pelaku diamankan polisi. Dia kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Palembang.
"Benar, pelaku menendang kaca poslantas sampai pecah karena tidak terima ditilang," ungkap Kasatlantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta, Senin (21/4).
Finan menyebut tersangka dikenakan sanksi tilang dan sepeda motornya disita. Sementara terkait aksi brutalnya dijerat pasal pengrusakan.
"Tetap kita proses, tersangka melakukan dalam keadaan sadar," kata Finan.