Pemprov Kalbar Tekankan Pentingnya Pelayanan Dokter Humanis dan Kompeten
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar) Harisson menyoroti pentingnya pelayanan dokter humanis dan kompeten untuk masyarakat. Simak harapan Pemprov Kalbar untuk peningkatan kualitas tenaga medis.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar) Harisson menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dokter spesialis di wilayahnya. Penekanan ini disampaikan di Pontianak pada hari Minggu, 7 Juni. Dokter diharapkan tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang humanis.
Pelayanan kesehatan yang ramah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat menjadi fokus utama. Harisson menekankan bahwa empati dan kepedulian terhadap pasien adalah kunci. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh Kalimantan Barat.
Kalimantan Barat sangat membutuhkan tenaga dokter spesialis yang mumpuni dan profesional. Mereka harus mampu memberikan pelayanan optimal hingga ke wilayah pelosok dan perbatasan. Kualitas layanan yang prima menjadi prioritas utama.
Peningkatan Kompetensi dan Kualitas Pelayanan Dokter
Harisson menyatakan bahwa dokter spesialis di Kalimantan Barat harus memiliki kompetensi yang baik. Mereka juga dituntut untuk memberikan pelayanan yang "excellent" kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan bukan hanya soal kemampuan medis, tetapi juga keramahan dan kepedulian.
Ia percaya bahwa kualitas dokter di Kalimantan Barat tidak kalah dibandingkan tenaga medis dari daerah atau negara lain. Karena itu, ia meminta seluruh tenaga kesehatan terus meningkatkan kemampuan mereka. Semangat belajar dan pengembangan diri harus selalu dijaga.
Pentingnya pelayanan dokter humanis ditekankan sebagai bagian integral dari profesi dokter. Empati dan kepedulian dapat menciptakan pengalaman positif bagi pasien. Hal ini akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan.
Peran PAPDI dan Harapan untuk Kepengurusan Baru
Sekda Harisson mengapresiasi kontribusi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kalbar. PAPDI memiliki peran vital melalui pengembangan kompetensi dokter spesialis penyakit dalam. Dedikasi ini sangat berarti bagi kemajuan sektor kesehatan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan PAPDI periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi fondasi yang baik. Hal ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan berikutnya untuk terus melangkah maju.
Harisson berharap kepengurusan baru PAPDI mampu merangkul seluruh dokter spesialis penyakit dalam. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan. Kolaborasi antar tenaga medis di Kalbar juga perlu diperkuat demi pelayanan optimal.
“Ini menjadi tugas besar bagi Ketua PAPDI yang baru untuk merangkul dan mengajak seluruh anggota terus berkembang. Saya berharap seluruh dokter spesialis penyakit dalam di Kalbar dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Harisson.
Optimisme dan Peran Organisasi Profesi
Harisson optimistis PAPDI Kalbar di bawah kepemimpinan baru akan semakin maju. Organisasi ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor kesehatan daerah. Kemajuan ini akan berdampak positif bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran penting dalam menjaga standar kompetensi tenaga medis. Mereka juga bertanggung jawab memperkuat kualitas pelayanan kesehatan. Ini sangat krusial bagi masyarakat Kalimantan Barat secara keseluruhan.
Peningkatan standar kompetensi dan kualitas layanan akan memastikan masyarakat mendapatkan perawatan terbaik. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi sangat dibutuhkan. Sinergi ini akan menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews