LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Siapkan Rp5 Miliar Dana Darurat Banjir Samarinda

Kota Samarinda masih berstatus darurat banjir hingga Jumat (14/6). Selama masa tanggap darurat, Pemkot Samarinda menyiapkan dana Rp5 Miliar. Dana sebesar Rp2 Miliar dialokasikan dalam sepekan ini, untuk lebih dari 56.000 jiwa korban banjir.

2019-06-14 01:30:00
Banjir Samarinda
Advertisement

Kota Samarinda masih berstatus darurat banjir hingga Jumat (14/6). Selama masa tanggap darurat, Pemkot Samarinda menyiapkan dana Rp5 Miliar. Dana sebesar Rp2 Miliar dialokasikan dalam sepekan ini, untuk lebih dari 56.000 jiwa korban banjir.

Tiga hari ini, kantor UPTD Disperindagkop Provinsi Kaltim di Jalan DI Panjaitan di Samarinda, jadi posko induk penanganan darurat banjir. Posko itu menjadi pusat informasi penanganan bencana banjir.

"Sampai hari ini ada sekitar 56 ribu jiwa terdampak banjir, tersebar di 13 kelurahan di 3 kecamatan," kata Kepala Diskominfo kota Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, ditemui merdeka.com di posko induk penanganan banjir, Kamis (13/6).

Advertisement

Dia menerangkan, deretan kawasan terdampak banjir paling parah, ada di Bengkuring, Temindung Permai, Gunung Lingai serta kelurahan Bandara. "Warga terdampak banjir ini, awalnya kelaparan, sekarang ditambah kemunculan penyakit gatal-gatal," ujar Aji

Aji menerangkan, pada masa tanggap darurat bencana banjir ini, Pemkot menyiapkan Rp5 miliar. Untuk sementara, dialokasikan Rp2 miliar untuk dikelola. "Secara umum, dana Rp5 miliar, penggunaannya situasional," tambah Aji.

Advertisement

Kepala Dinkes Kota Samarinda Rustam menegaskan, mulai hari ini Dinkes mendirikan tiga posko kesehatan di posko utama Temindung, di masjid Al Muhajirin Bengkuring hingga di Gedung PKK Jalan M Yamin.

"Bertugas 24 jam, baik dokter dan petugas medis lengkap dengan obat-obatan. Di samping itu juga ada posko lainnya. Kalau sifatnya emergency, langsung dirujuk ke rumah sakit," kata Rustam.

"Bagi warga korban banjir yang mungkin tidak memiliki BPJS maupun yang memiliki kartu BPJS tapi terendam banjir, rumah sakit wajib melayani, biayanya ditanggung Pemkot," ucap Rustam.

Baca juga:
110 Gardu PLN Masih Dipadamkan, 11 Ribu Korban Banjir Samarinda Hidup Tanpa Listrik
Lima Hari Terus Terendam, Korban Banjir Samarinda Sakit ISPA dan Gatal-gatal
Korban Banjir Samarinda Antre Kebutuhan Balita dan Wanita
Samarinda Darurat Banjir, Wali Kota Syaharie Jaang Lagi di Jerman
30.580 Warga Jadi Korban Banjir Samarinda
Modus Evakuasi Barang, Maling Rumah Korban Banjir Samarinda Ditangkap

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.