Pemkot Pariaman Ungkap Keberhasilan Salurkan Bansos Kepada 20.941 Kepala Keluarga
Bantuan langsung tunai merupakan salah satu opsi bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Seperti halnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman yang berhasil menyalurkan bantuan tunai ke 20.941 Kartu Keluarga (KK) dari 24.000 KK se Kota Pariaman.
Bantuan langsung tunai merupakan salah satu opsi bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Seperti halnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman yang berhasil menyalurkan bantuan tunai ke 20.941 Kartu Keluarga (KK) dari 24.000 KK se Kota Pariaman.
“Sehingga dalam penanganan Covid-19, ini yang pertama adalah memperkuat sistem perlindungan sosial yang harus dilakukan. Melalui beberapa sisi, pertama bantuan yang berasal dari pusat, Provinsi, dari Kota kemudian dari desa,” tutur Walikota Pariaman, Genius Umar, saat diskusi virtual yang diadakan UCLG ASPAC, Kamis (25/6).
Dari bantuan tersebut, Genius mengatakan bahwa pihaknya telah mendistribusikan bantuan sosial tunai, mencapai 83 persen dari total penduduknya yang angka itu merupakan masyarakat yang benar terdampak.
“Jadi kita berikan kepada masyarakat yang benar terdampak, kecuali yang kaya sekali, atau Pegawai Negeri, ASN, Polri, TNI, pegawai DPRD. Jadi muncul angka 83 persen yang merupakan data masyarakat yang kota bayarkan bantuan sosial tunainya,” terangnya.
Keberhasilan penyaluran bantuan sosial tunai, lanjutnya, karena adanya perbaikan agar data yang dipakai sesuai dan tidak terjadi double data, antara bantuan pusat, provinsi, daerah, maupun kota. Yang nantinya akan diverifikasi serta disampaikan pengumumannya secara terbuka melalui kantor desa.
“Kita juga melakukan kerjasama kepada bank-bank dalam penyaluran dana juga memasang stiker masing-masing rumah yang mendapatkan bantuan dan melakukan monitoring kepada para penerima bantuan,” sebutnya.
Sampai saat ini, Genius menyebutkan Pemkot Pariaman telah memberikan bantuan sebanyak tiga gelombang dan akan selalu melakukan update data untuk mencegah terjadi salah sasaran bantuan.
Baca juga:
Mensos: Pencairan BST di Daerah 3T Bakal Dilakukan Sekaligus Tiga Tahap
Pendamping PKH di Palembang Dilarang Paksa Penerima BPNT Belanja di E-Warung Tertentu
Mensos Serahkan 1.164 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Sidak ke Tangerang, Ketua DPR Nilai Jadwal Distribusi Bansos Wajib Diperbaiki
Defisit Anggaran, Pemprov Banten Kesulitan Salurkan Jaring Pengaman Sosial
Warga Cianjur Diminta Tolak Bantuan Sembako Berkualitas Buruk