Pemkab Tanah Laut Prioritaskan Perbaikan Drainase Bati-Bati Atasi Banjir Berulang
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut serius tangani banjir di Kecamatan Bati-Bati dengan fokus pada perbaikan drainase. Simak langkah Pemkab atasi genangan air yang sering terjadi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), memprioritaskan penanganan banjir di Kecamatan Bati-Bati. Penanganan ini dilakukan melalui perbaikan sistem drainase dan normalisasi saluran air. Tujuannya guna mengurangi genangan yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Bupati Tala Rahmat Trianto di Pelaihari, Kabupaten Tala, pada Jumat (13/3), menegaskan pemerintah daerah berupaya menangani persoalan banjir secara menyeluruh. Hal ini agar banjir tidak terus berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama saat curah hujan meningkat.
Penanganan banjir tidak hanya dilakukan melalui pemberian bantuan kepada warga terdampak. Namun, juga dengan memperbaiki infrastruktur pengendali air yang menjadi penyebab utama terjadinya genangan.
Fokus Penanganan Banjir Komprehensif
Bupati Rahmat Trianto menekankan bahwa penanganan banjir memerlukan pendekatan yang lebih dari sekadar bantuan darurat. Menurutnya, penting untuk memahami dan memperbaiki sistem saluran air secara mendalam. Hal ini agar air tidak menyebabkan genangan berkepanjangan di Kecamatan Bati-Bati.
“Mengatasi banjir tidak cukup hanya dengan membagikan sembako saja. Namun, kita harus benar-benar memahami dan memperbaiki saluran sehingga air tidak menyebabkan genangan lama di Kecamatan Bati-Bati,” ujar Rahmat.
Pendekatan komprehensif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Tanah Laut. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat setempat.
Langkah Konkret Normalisasi Saluran Air
Pemerintah daerah akan melakukan normalisasi dan perbaikan drainase agar aliran air dapat mengalir lebih lancar ketika hujan turun. Langkah ini krusial untuk memastikan sistem pengendali air berfungsi optimal.
“Kami ingin memastikan saluran air yang ada berfungsi dengan baik sehingga ketika hujan turun air bisa cepat mengalir dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Bupati Rahmat Trianto.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan solusi permanen terhadap masalah banjir. Selain itu, juga dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan bagi warga Bati-Bati.
Dampak Pembangunan dan Bantuan Sosial
Selain fokus pada perbaikan drainase, Pemkab Tanah Laut juga mendorong peningkatan infrastruktur lain. Ini termasuk perbaikan jalan dan fasilitas pendukung guna menunjang aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Rahmat berharap, berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Khususnya dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Tanah Laut menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut antara lain jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta. Selain itu, dana hibah bagi 11 organisasi keagamaan dengan total Rp240 juta melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut.
Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan Pemkab Tanah Laut. Acara tersebut dipusatkan di Masjid Husnul Khatimah Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto bersama jajaran pemerintah daerah.
Sumber: AntaraNews