Pemkab Kediri Perkuat Program Pemajuan Kebudayaan Kediri, Libatkan Generasi Muda dan DK3
Pemerintah Kabupaten Kediri serius memperkuat program Pemajuan Kebudayaan Kediri dengan melibatkan generasi muda dan melantik Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3) untuk melestarikan warisan budaya dan mendorong ekonomi kreatif.
Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen memperkuat program pemajuan kebudayaan daerah. Langkah ini bertujuan agar generasi muda semakin memahami kekayaan warisan budaya yang dimiliki. Kabupaten Kediri dikenal sebagai daerah yang kaya akan warisan sejarah, tradisi, dan seni, mulai dari peninggalan masa lampau hingga budaya populer yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, menekankan pentingnya peran Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. DK3 diharapkan dapat merumuskan arah kebijakan kebudayaan dan memperkuat fondasi budaya di Bumi Panji. Pelantikan anggota DK3 periode 2026–2029 pada Selasa, 10 Maret 2026, menjadi momentum penting dalam upaya ini.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menitipkan tiga tanggung jawab utama kepada anggota DK3 yang baru dilantik. Tanggung jawab ini meliputi pengawalan program inovatif, menjadi wadah aspirasi seniman, serta pelestarian dan pengembangan warisan budaya. Kolaborasi solid antara budayawan, seniman, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diharapkan dapat terwujud untuk dampak positif pada ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Peran Strategis Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri
Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3) memegang peran krusial sebagai mitra pemerintah daerah. Organisasi ini bertugas merumuskan arah kebijakan kebudayaan yang relevan dan berkelanjutan. Keberadaan DK3 diharapkan mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan program-program pemerintah di Kabupaten Kediri.
Pelantikan anggota DK3 periode 2026–2029 pada Selasa, 10 Maret 2026, menandai babak baru dalam upaya pemajuan kebudayaan di Kediri. Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, mengapresiasi komitmen DK3. Ia berharap kepengurusan baru ini dapat terus memajukan kebudayaan daerah secara berkesinambungan.
Momentum pelantikan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi kebudayaan di Bumi Panji. DK3 diharapkan tidak hanya melestarikan, tetapi juga mengembangkan potensi budaya. Hal ini penting untuk memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Tiga Amanah Utama Bupati untuk DK3
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan tiga amanah penting kepada anggota DK3 yang baru dilantik. Amanah pertama adalah mengawal serta mengusulkan program pemajuan kebudayaan yang inovatif. Inisiatif baru sangat dibutuhkan agar kebudayaan tetap relevan dan menarik bagi generasi muda.
Tanggung jawab kedua adalah menjadikan DK3 sebagai wadah aspirasi dan kreativitas bagi para seniman. Selain itu, DK3 juga diharapkan merangkul para penggiat seni budaya, serta praktisi kebudayaan di Kabupaten Kediri. Dengan demikian, semua pihak dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan budaya.
Amanah ketiga berfokus pada pelestarian sekaligus pengembangan warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun tak benda. Upaya ini harus dilakukan di tengah arus modernisasi yang terus bergerak cepat. Melalui peran ini, kekayaan budaya Kediri dapat terjaga dan terus berkembang.
Fokus Kerja DK3 Berdasarkan Objek Pemajuan Kebudayaan
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri yang baru dilantik, Imam Mubaroq, atau yang akrab disapa Gus Barok, menjelaskan fokus kerja DK3. Fokus utama akan mengacu pada objek pemajuan kebudayaan yang telah ditetapkan. Pendekatan ini memastikan upaya pelestarian dan pengembangan berjalan sistematis.
Objek pemajuan kebudayaan tersebut meliputi berbagai unsur penting. Di antaranya adalah pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, permainan tradisional, dan ritus. Seni dan bahasa juga menjadi bagian integral dari objek yang akan dikaji.
Selain itu, unsur kebudayaan lainnya yang relevan juga akan menjadi perhatian DK3. Gus Barok menegaskan bahwa 10 objek pemajuan kebudayaan ini akan menjadi fokus kerja utama. Pembagian tugas kepada anggota dari unsur masyarakat akan dilakukan untuk terus mengkaji dan mengembangkan setiap aspek.
Sumber: AntaraNews