Pemkab Badung Salurkan Bansos Waisak Rp2 Juta untuk Umat Buddha, Perkuat Toleransi
Menjelang Waisak 2570 BE, Pemkab Badung menyalurkan Bansos Waisak Rp2 juta kepada 210 KK umat Buddha di Badung. Ini wujud komitmen toleransi dan dukungan perayaan hari raya.
Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama. Menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE, Pemkab Badung menyalurkan bantuan sosial (bansos) keagamaan kepada umat Buddha. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan mendukung kelancaran perayaan Waisak bagi masyarakat setempat.
Sebanyak 210 Kepala Keluarga (KK) umat Buddha ber-KTP Badung menjadi penerima bansos tersebut. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp2 juta dari pemerintah daerah. Penyaluran ini berlangsung di Vihara Dharmayana, Kuta, Badung, pada Kamis (28/5).
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Program ini dirancang untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat. Bantuan ini juga diharapkan menjadi perekat toleransi umat beragama di Badung.
Komitmen Pemkab Badung dalam Moderasi Beragama
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyatakan bahwa program bansos keagamaan ini lahir dari pemahaman akan kondisi masyarakat Badung yang heterogen. Keberagaman identitas di wilayah tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, bantuan ini tidak hanya ditujukan untuk satu agama tertentu.
Program serupa juga diberikan kepada seluruh umat beragama yang diakui di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini menunjukkan konsistensi Pemkab Badung dalam menerapkan prinsip moderasi beragama. Pemerintah daerah berupaya menjadi teladan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Komitmen ini merupakan upaya berkelanjutan Pemkab Badung untuk menciptakan lingkungan yang harmonis. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan perhatian dari pemerintah. Ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan ibadah dan perayaan hari besar keagamaan.
Harapan Pemanfaatan Bantuan dan Apresiasi Umat
Bupati Adi Arnawa berharap bantuan Bansos Waisak ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima. Dana tersebut diharapkan dapat mendukung perayaan Hari Raya Waisak dengan khidmat dan lancar. Pemanfaatan yang tepat akan memberikan dampak positif bagi keluarga penerima.
Beliau juga mengingatkan agar bantuan tersebut tidak digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan norma agama maupun hukum. Secara spesifik, Bupati Badung menyoroti penggunaan dana untuk judi online yang harus dihindari. Pesan ini disampaikan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan bermanfaat.
Penanggung Jawab Vihara Dharmayana Kuta, Adi Dharmaja Kusuma, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Pemkab Badung. Pihaknya merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang serba mahal saat ini, bantuan tersebut sangat membantu umat Buddha.
Apresiasi ini mencerminkan dampak positif dari program bansos keagamaan yang dijalankan Pemkab Badung. Dukungan finansial ini tidak hanya membantu secara materi. Lebih dari itu, bantuan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan perhatian pemerintah terhadap masyarakat.
Sumber: AntaraNews