Pemeriksaan kontraktor gedung BEI tunggu hasil Puslabfor Polri
Pemeriksaan kontraktor gedung BEI tunggu hasil Puslabfor Polri. Pemeriksaan kontraktor menunggu hasil pemeriksaan saksi. Polisi sejauh ini baru memeriksa 10 saksi dalam insiden yang melukai 73 orang tersebut.
Pihak kepolisian berencana memanggil kontraktor bangunan Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemanggilan ini menyusul runtuhnya mezanin di gedung perdagangan saham tersebut, Senin (15/1) kemarin.
"(Periksa kontraktor) tahap dua itu. Tahap sekarang dimintai keterangan (10 orang saksi termasuk petugas keamanan gedung BEI) kejadian dulu," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di gedung BEI, Jakarta Selatan, Selasa (16/1).
Dia menegaskan pemeriksaan kontraktor menunggu hasil pemeriksaan saksi. Polisi sejauh ini baru memeriksa 10 saksi dalam insiden yang melukai 73 orang tersebut.
"Nanti kita lihat, masih dalam pemeriksaan," ujarnya.
Menurut Setyo, kepolisian belum mengetahui kontraktor gedung BEI tersebut. Pemeriksaan masih menunggu hasil dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
"Unsur pidana nanti kita lihat dari Puslabfor ada unsur kesengajaan atau kelalaian kalau enggak ada berarti kecelakaan. Kita juga belum tahu kontraktornya," tandasnya.
Baca juga:
Persatuan Insinyur Indonesia siap selidiki runtuhnya mezanin gedung BEI
Labfor beres, polisi segera umumkan penyebab robohnya mezanin Gedung BEI
Cerita kepanikan pegawai BEI saat mezanin ambrol karena mengira getaran gempa
Polri sebut sejumlah korban mezanin BEI ambrol sudah diperbolehkan pulang
Polri periksa 10 saksi dan akan panggil pihak pengelola gedung BEI
40 Mahasiswa UBD korban selasar BEI dipulangkan ke Palembang sore ini
Mezanin gedung BEI ambrol, polisi bakal panggil kontraktor