Pegawai demo pelimpahan kasus BG, pimpinan rapat dengan alumni KPK
Tapi KPK berdalih pertemuan ini sudah direncanakan sejak lama, sebelum demo pegawai.
Alumni dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan pertemuan tertutup hari ini. Beredar kabar, pertemuan itu dilakukan buat menyikapi protes pegawai menolak pelimpahan kasus Komisaris Jenderal Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Tampak hadir di pertemuan itu, mantan Wakil Ketua KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean. Dia tiba sekitar pukul 10.10 WIB. Saat dikonfirmasi soal tujuan pertemuan itu, Tumpak enggan membeberkan lebih jauh.
"Untuk silaturahmi," kata Tumpak kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/3).
Sebelumnya, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, mengatakan, hari ini mantan pimpinan KPK akan melakukan pertemuan dengan para pimpinan KPK.
"Diundang pimpinan untuk diskusi soal KPK dan pemberantasan korupsi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Komisi Pemberantasan Korupsi Priharsa Nugraha, Selasa (3/3).
Priharsa tak menampik kalau pelimpahan kasus BG ke Kejagung menjadi inti pembahasan dalam pertemuan tersebut. Tapi dia membantah pertemuan itu dilakukan lantaran adanya aksi dari karyawan KPK, menurutnya agenda pertemuan itu sudah direncanakan sebelum adanya aksi.
"Bisa jadi soal itu juga. Tapi pertemuan ini sudah direncanakan sejak sebelum ada aksi," tambah dia.
Lebih lanjut, Priharsa menjelaskan bukan hanya mantan pimpinan KPK yang akan hadir dalam pertemuan itu. Mantan pihak internal KPK semisal, mantan pejabat struktural serta mantan penyelidik dan penyidik juga ikut diundang.
Baca juga:
Tak pantas Menteri Yuddy ancam dan sebut pegawai KPK pembangkang
Benarkah Ruki sengaja ditanam untuk lemahkan KPK?
Mensesneg: Jokowi berharap KPK tak hanya fokus di kasus Budi Gunawan
Anggap Ruki tak becus berantas korupsi, pegawai KPK demo
Soal KPK vs Polri, pengamat nilai jika Jokowi kayak SBY mungkin lain
Pegawai demo karena Plt pimpinan KPK dianggap tak jelas
Ruki ngaku KPK kalah dan kasus BG dilimpahkan, ini kata Bambang