PBNU bentuk Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membentuk Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P3N). P3N berisi kaum nahdliyin yang menjadi pengusaha dan profesional.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membentuk Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P3N). P3N berisi kaum nahdliyin yang menjadi pengusaha dan profesional.
Ketua bidang Ekonomi PBNU Umarsyah menyatakan, kompleksitas masalah umat, tidak bisa diatasi oleh beberapa pihak saja. Sesuai rekomendasi Muktamar NU di Jombang tahun 2015, NU harus berupaya meningkatkan partisipasi pelaku ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Umar meyakini di tengah kondisi masyarakat yang masih berada di bawah garis kemiskinan perlu pelibatan pihak-pihak yang mumpuni termasuk kalangan pengusaha dan profesional yang telah memiliki rekam jejak yang baik. Karenanya, dia mengapresiasi pendirian wadah para pengusaha dan profesional nahdliyin tersebut.
"Ini bukti bahwa semangat membangun perekonomian umat masih berkobar. Semakin banyak pihak yang terlibat menggerakkan ekonomi umat, manfaat akan semakin jelas," katanya di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (21/3).
Sementara itu, Ketua Umum P3N, Irnanda Laksanawan menegaskan, P3N dibentuk untuk bekerja nyata dalam menggerakan ekonomi umat nahdliyin dan masyarakat umum. Organisasi ini dibentuk untuk menyatukan para profesional yang belum mendapatkan tempat secara memadai.
Menurutnya, kondisi persaingan ekonomi saat ini semakin tajam sehingga dibutuhkan aksi nyata dari kalangan profesional nahdliyin untuk terlibat aktif mendampingi umat supaya berdaya. Launching P3N yang dilakukan hari ini disertai Mou dengan beberapa perusahaan BUMN dan swasta.
Irnanda menyebut bentuk pendampingan yang akan dilakukan nantinya mulai dari dukungan pembiayaan dan pembinaan yang bersifat teknis dalam membangun bisnis.
"P3N ingin kerja nyata membantu PBNU dan pemerintah memberdayakan umat. Ini bukan organisasi politik jadi kita ingin profesional nahdliyin terlibat menjawab ketertinggalan penguasa teknologi dan menciptakan model gerakan ekonomi baru," katanya.
Baca juga:
Ketum PBNU: Bukan presiden sekarang yang bagi tanah ke asing
Peran ulama dinilai penting jaga keutuhan NKRI
Nahdlatul Ulama sebut pembangunan infrastruktur Jokowi berdampak positif ke petani
Kementan gandeng PBNU tanam jagung di lahan seluas 100.000 hektare
PWNU Jatim minta keterlibatan aktif organisasi Muslimat NU dalam pilkada dihentikan