Pasutri di Malang jual daging sapi murah, ternyata celeng
Daging tersebut disita dari lapak mereka di Pasar Kedungkandang.
Sakanta (40) dan Boini (30) yang sehari-hari menjual daging di sebuah pasar kaget, diamankan Polres Malang Kota. Sepasang suami istri tersebut menjual daging sapi dengan harga murah, tetapi yang diberikan kepada para pelanggannya ternyata daging celeng atau babi hutan.
Keduanya diamankan Senin (15/6) dini hari, berikut barang bukti berupa 58 Kilogram daging celeng. Daging tersebut disita dari lapaknya di Pasar Kedungkandang, serta dari tempat tinggalnya di Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang.
Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata mengatakan, kedua tersangka sudah dua tahun mengelabui para pembelinya. Setiap pembeli yang bertanya, selalu dijawab kalau daging yang dijual adalah daging sapi.
"Keduanya dengan tegas kepada petugas mengakui kalau menjual daging celeng atau babi hutan. Tadi malam sekitar pukul 03.00 WIB dini hari diamankan oleh petugas," kata Singgamata, Senin (15/6).
Para pembeli akan membawa pulang daging haram tersebut, karena tidak tahu kalau yang diberikan daging celeng. Sementara penjualnya akan mengantongi keuntungan yang berlipat. Pelaku juga diuntungkan dengan kondisi dini hari yang masih petang, sehingga pembeli mudah terkecoh.
Pelaku mengaku menjual daging dengan harga Rp 42 Ribu, padahal harga daging sapi sekitar Rp 70 Ribu, bahkan bisa menyentuh Rp 100 Ribu. Pembeli yang curiga kemudian melaporkan kejanggalan tersebut ke polisi.
"Petugas juga sudah memeriksakan daging tersebut ke Dinas terkait, dan memastikan daging yang disita adalah daging celeng," tegasnya.
Kini petugas terus melakukan pengembangan tentang asal-usul daging celeng tersebut. Diduga daging-daging tersebut dipasok dari Wilayah Kabupaten Malang. "Kita sedang telusuri dan dalami. Petugas kita masih di lapangan," tegasnya.
Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Junto pasal 378 KUHP tentang Penipuan.
Baca juga:
Mendag Rachmat ungkap banyak makanan beredar isi daging babi hutan
Bakso celeng gegerkan warga di Sukabumi
Cegah daging celeng, pedagang bakso wajib bersertifikat halal
Resahkan warga, RPH babi dan anjing di Bekasi ditutup
Polisi juga tetapkan suami pembuat daging celeng jadi tersangka