Pasien Covid-19 Meningkat, Pemprov Sumsel Akan Tambah Ruang Isolasi di Wisma Atlet
Lebih dari separuh jumlah ruang isolasi di Wisma Atlet Jakabaring Palembang telah diisi dengan pasien Covid-19. Mengantisipasi penambahan pasien, pemerintah setempat berencana menambah ruangan.
Lebih dari separuh jumlah ruang isolasi di Wisma Atlet Jakabaring Palembang telah diisi dengan pasien Covid-19. Mengantisipasi penambahan pasien, pemerintah setempat berencana menambah ruangan.
Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Dinas Kesehatan Sumsel Yusri mengungkapkan, saat ini terdapat 55 kamar di Wisma Atlet yang disiapkan untuk ruang isolasi. Sebanyak 30 di antaranya sudah terisi pasien.
Mayoritas pasien adalah pelaku perjalanan yang terjaring penyekatan di pos perbatasan Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir.
"Sudah ada 30 orang yang diisolasi di Wisma Atlet, sudah cukup banyak dibanding kamar yang disediakan," ungkap Yusri, Rabu (2/6).
Dia memprediksi bakal terjadi lonjakan orang terpapar Covid-19 dalam beberapa pekan ke depan. Sebab kasus Covid-19 di Sumsel cenderung meningkat seusai Lebaran. Saat ini ditemukan 150 hingga 200 orang per hari terkonfirmasi positif Covid-19, padahal sebelumnya hanya sekitar 100 orang per hari.
"Kemungkinan karena mobilitas masyarakat yang tinggi saat Lebaran sehingga mempengaruhi angka penularan," ujarnya.
Penambahan kamar dinilai penting dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait agar rencana itu segera terealisasi.
"Kapasitas Wisma Atlet bisa mencapai 540 tempat tidur. Kalau kapasitas ruang isolasi sudah penuh maka akan ditambah," pungkasnya.
Baca juga:
Diduga Karena Provokasi Satu Warga, Jenazah Pasien Covid Dimakamkan Tanpa Prokes
17 Warga Positif Covid-19, Satu Dusun di Karawang Dilockdown
Menkes Minta Pemkot Tangsel Sediakan Lokasi Vaksinasi Permanen
Tinjau SPN Lido, Kapolda Metro Sebut Tidak Ada Siswa dan Pengajar Tertular Covid-19
Kapolda Metro Klaim Siswa di SPN Lido Tidak Ada yang Terkena Covid-19
Insiden Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Bantul Dilaporkan ke Polisi
DPRD DKI Desak RT di Cipayung yang Jadi Klaster Covid-19 Dikarantina