Pasien Covid-19 di RSUD Arifin Achmad Riau Tinggal 12 Orang
Penanganan kasus Covid-19 di Provinsi Riau menunjukkan hasil. Seperti yang terjadi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, tercatat pasien Covid-19 yang dirawat hanya tinggal 12 orang. Padahal sebelumnya ada ratusan orang pasien positif di rumah sakit rujukan itu.
Penanganan kasus Covid-19 di Provinsi Riau menunjukkan hasil. Seperti yang terjadi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, tercatat pasien Covid-19 yang dirawat hanya tinggal 12 orang. Padahal sebelumnya ada ratusan orang pasien positif di rumah sakit rujukan itu.
Direktur Utama RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi MARS menyebutkan, berkurangnya pasien itu karena meningkatnya jumlah kesembuhan pasien Covid-19 di Riau.
"Itulah yang membuat berkurangnya pasien Covid-19 yang sebelumnya dirawat di RSUD Arifin Achmad. Saat ini jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di sini tinggal 12 orang," ujar Nuzelly kepada merdeka.com, Rabu (6/10).
Menurut Nuzelly, 12 pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di RSUD Arifin Achmad tersebut terdiri dari empat pasien yang menjalani perawatan di ruang ICU. Sedangkan delapan pasien masih menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19.
"Semoga pasien Covid yang sembuh semakin banyak, sehingga ruang perawatan pasien Covid juga kosong," katanya.
Meski demikian, Nuzelly mmeinta agar masyarakat tetatp menjaga kondisi kesehatan. Apalagi penerapan protokol kesehatan juga harus semakin ditingkatkan. Terutama saat beraktivitas di luar rumah.
"Kita harus tetap menjaga prokes. Sering-sering cuci tangan, pakai sanitizer, pakai masker, serta menjaga jarak dari orang lain," pungkasnya.
Baca juga:
Kabar Terbaru Kasus Covid-19 di Sumut, Medan Berhasil Turun PPKM Level 2
Anggaran BIP Reguler Kemenparekraf di 2021 Dialihkan untuk Tangani Covid-19
Tiga Daerah di Jabar Kembali Masuk PPKM Level 3, Ini Daftarnya
Australia akan Beli 300.000 Pil Obat Covid-19 Buatan Merck
Pemkab Tangerang Perpanjang Hotel Isolasi Covid-19 Meski Jumlah Kasus Turun
Wapres: Pemulihan Ekonomi Mustahil Dilakukan Jika Penularan Virus Masih di Atas 5%