LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pasien Corona Mengaku Tak Kenal WN Jepang, Ini Tanggapan Kemenkes

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril menambahkan, perihal pasien yang mengaku tak diberikan obat selama di ruang isolasi. Menurutnya, makanan dan vitamin adalah obat.

2020-03-04 21:05:32
Corona di Indonesia
Advertisement

Viral pesan singkat pengakuan salah satu pasien positif Virus Corona atau COVID-19, tidak mengenal Warga Negara Jepang, yang diduga sebagai penyebar Corona. Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, pengakuan pasien itu wajar karena saat dansa tak hanya satu orang.

"Ya bagi saya adalah bahwa ada kontak dekat di pesta itu kan ganti-ganti dansanya, misal saya dengan mbak, terus dengan mbak lain, jadi itu yang terjadi, jelas ada kontak positif yang kemudian sempat dekat," kata Yurianto di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (4/3).

Yurianto mengklaim, data mengenai hal itu didapat melalui pengakuan sang pasien. Ia menegaskan, yang terpenting dalam waktu dekat adalah melakukan pendataan terhadap orang-orang yang pernah berkontak dengan pasien positif ini.

Advertisement

"Kan kita tanya ke dia (pasien Corona). Ya biarkan di dansa itu tidak harus kenal, kan kalau dansa itu boleh langsung ganti-ganti, bagi saya bukan itu, yang penting sekarang contact tracking-nya," ujar Yurianto.

Sementara itu Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril menambahkan, perihal pasien yang mengaku tak diberikan obat selama di ruang isolasi. Menurutnya, makanan dan vitamin adalah obat.

"Jadi tadi masalah pasien tadi nanti akan diberikan obat yang sama, tapi ada juga yang tidak tergantung pasiennya, kalau darah tinggi dikasih obat darah tinggi gitu yah. Jadi tidak semua harus sama gitu ya. Makanan yang bergizi itu obat. Makan dan vitamin dan daya tahan tubuh itu cukup ada asupannya," tegas Syahril.

Advertisement

"Obat khusus tidak ada, vitamin dan suplemen yang cukup," tukasnya.

Baca juga:
Jokowi Minta Renovasi Rumah Sakit Khusus Corona di Pulau Galang Selesai 1 Bulan
Wapres Ma'ruf Sebut Pemerintah Awasi Penjualan dan Penimbunan Masker
Perangi Corona, Pemerintah Harus Cegah WN Iran, Korsel dan Italia Masuk RI
RSSA Malang Pastikan Satu Pasien Meninggal Dunia Bukan Terinfeksi Virus Corona
27 Januari-3 Maret, 2 Ribu Warga Sudah Menghubungi Call Center Corona DKI
Warga 4 Negara Episentrum Corona Masuk Indonesia Harus Memiliki Sertifikat Sehat
Ada Inpres No 4/2019, Jokowi Tak Perlu Terbitkan Perpres Penanganan Corona

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.