Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres Ma'ruf Sebut Pemerintah Awasi Penjualan dan Penimbunan Masker

Wapres Ma'ruf Sebut Pemerintah Awasi Penjualan dan Penimbunan Masker Polisi Sidak Penjual Masker di Pasar Pramuka. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, menegaskan bahwa pemerintah mengawasi ketat soal harga penjualan masker yang mahal. Pemerintah sudah memerintahkan polisi menyisir penimbunan masker.

"Saya kira presiden sudah memerintahkan kepolisian untuk jangan sampai ada penimbunan, penjualan yang berlebihan, tidak wajar. Itu saya kira akan ada pengawasan yang ketat tentang masker ini," kata Wapres di kantornya, Jakarta, Rabu (4/3).

"Dan sekarang Polri sudah melakukan pengawasan dan penertiban terhadap kemungkinan orang yang memanfaatkan untuk menimbun masker supaya harganya mahal," sambungnya.

Meski begitu, Wapres mengimbau kepada masyarakat yang sehat tidak perlu mengenakan masker. Dia ingin saran Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto didengar.

"Sebenarnya kalau yang sehat tidak perlu pakai masker. Sekarang ini kan semua pakai masker semua gitu ya, jadi saya kira ada seruan-seruan dari Menkes ya yang perlu untuk perhatian," ucapnya.

Ma'ruf menilai wajar bila para pengusaha mengambil keuntungan menjual masker. Tidak menutup kemungkinan pemerintah mendorong produsen masker membuat lebih banyak.

"Pengusaha itu kan dia enggak usah disuruh, kalau dia sudah ada pasar, pasti dia (produksi). Tapi pemerintah juga ya kalau memang kurang supaya mereka membuat memproduksi lebih banyak," pungkasnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP