LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pascapilkada serentak, Mahkamah Konstitusi jadi fokus pengamanan

Sebab biasanya, pasangan yang menggugat ke MK pasti akan membawa banyak massa.

2015-08-15 02:02:00
Pilkada Serentak
Advertisement

Mahkamah Konstitusi menjadi lembaga yang paling sering dituju setelah proses pemilihan umum dilangsungkan. Biasanya, pasangan yang tidak terima dengan kekalahannya akan mengajukan gugatan ke gedung yang terletak di Jl Medan Merdeka Barat itu.

Hal itu rupanya sudah menjadi perhatian Polda Metro Jaya. Menurut Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian, pihaknya akan mengantisipasi keamanan di Mahkamah Konstitusi (MK) pasca Pilkada serentak mendatang.

"Pasca Pilkada nanti, kita akan tingkatkan pengamanan ke MK. Karena nanti kalau ada sengketa-sengketa Pilkada. Bayangkan saja ada 269 kabupaten, kota dan provinsi yang ikut pilkada serentak," ujar Tito di Polda Metro Jaya, Jumat (14/8).

Tetapi, kata Tito, pihaknya tidak mengetahui mekanisme penyelesaian pilkada. Namun berkaca dari tahun lalu, penyelesaian sengketa pilkada masih melalui MK.

"Apakah akan terpusat di MK, atau mungkin dengan cara lain seperti video conference. Kalau seandainya terpusat, bila lebih dari 100 gugatan (Pilkada) kan memerlukan pengamanan ekstra ketat. Karena akan banyak yang datang ke MK, ini semua sedang kita antisipasi," katanya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bila mekanisme penyelesaian sengketa Pilkada masih melalui MK, maka pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan MK.

"Kalau persidangannya sama seperti yang lalu semuanya di MK, maka kita akan koordinasi dengan MK. Kalau ada mekanisme lain misalnya, dilimpahkan di pengadilan tinggi, atau pengadilan negeri jadi lebih ringan sih," pungkas Tito.

Baca juga:
Dibatalkan pencalonannya, balonbup Muratara polisikan DPD Hanura
Konflik internal, Golkar tidak ikut Pilkada di 9 daerah Jateng
Pantau verifikasi calon di KPU, Bawaslu Jateng ngeluh tak beri akses
Setelah ditetapkan, pasangan calon kepala daerah akan dikawal polisi
Terima uang mahar politik, politikus PKPI di Papua dibekuk polisi
Tunggu penetapan KPU, Mendagri siapkan Plt untuk 80 daerah
Mendagri sebut bukan salah KPU Pilkada di 4 daerah ditunda

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.