Panglima TNI ancam pihak asing yang berani ganggu hukuman mati
Dua kapal perang siap tempur sudah berada di sekitar perairan Nusakambangan.
KRI Lambung Mangkurat dan KRI Diponegoro sudah merapat di Dermaga Induk Tanjung Intan Cilacap. Mereka tergabung dalam satuan tugas operasi perisai nusa yang dilaksanakan untuk mengamankan Cilacap hingga Bali.
Operasi ini digelar jelang persiapan hukuman mati tahap dua. Sebelumnya TNI juga sudah mengerahkan Sukhoi ke Bali.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku sengaja mengirim dua kapal perang itu ke Nusakambangan. Sekalian latihan dan bantu polisi.
"Boleh saja (KRI) kan sambil latihan nggak ada masalah. Daripadalatihan di tempat itu, sementara lagi dibutuhkan di titik itu ya kitatarik ke situ, agar bisa bantu kepolisian," kata Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3).
Moeldoko enggan menanggapi aneka manuver politik dan hukum Australia untuk membebaskan duo terpidana mati Bali Nine. Namun dia menegaskan, jangan main ancam, sebab TNI tak takut.
"Kalau mengganggu ya apa boleh buat, kita berbuat," kata Moeldoko.
Baca juga:
Panglima: Saya yang tembak pelaku jual beli suku cadang pesawat
Aksi tim Jupiter TNI AU bermanuver di langit Kota Medan
Selamatkan polantas dari anak punk, Kopka Edy dapat Secaba gratis
Anggota TNI selamatkan polantas saat dikeroyok anak punk
Panglima janji TNI saat ini bakal lebih banyak mendengar rakyat