Pangdam XIII Tegaskan Seleksi Prajurit TNI AD Gratis
Pangdam XIII/Merdeka tegaskan rekrutmen prajurit TNI AD di semua jenjang dilakukan transparan dan gratis serta mengingatkan masyarakat agar tidak percaya calo.
Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat, baik untuk tingkat Tamtama, Bintara, maupun Perwira, dilaksanakan secara transparan dan tanpa dipungut biaya.
Penegasan tersebut disampaikan Pangdam usai memimpin serah terima jabatan pejabat utama Kodam XIII/Merdeka di Grhadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (29/1/2026).
“Saudara-saudara sekalian jangan percaya kepada siapapun kalau diminta sesuatu baik itu uang ataupun yang lainnya atau dijanjikan sesuatu, semua itu adalah palsu. Tidak ada biaya apa pun untuk pendaftaran prajurit,” tegas Pangdam dalam keterangan resminya.
Larangan Calo dan Sanksi Tegas
Pangdam mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada calo atau oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Ia juga menegaskan larangan keras bagi seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka, termasuk panitia seleksi, untuk terlibat dalam praktik percaloan maupun pungutan liar.
“Apabila ditemukan ada yang menerima suap atau pungutan liar (pungli) untuk meloloskan calonnya, maka yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Pangdam.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap proses seleksi dilakukan secara berlapis untuk memastikan tidak adanya penyimpangan dalam penerimaan prajurit.
Seleksi Ketat
Mayjen TNI Mirza Agus menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi calon prajurit TNI AD dilaksanakan secara ketat, jujur, dan objektif sesuai dengan aturan serta standar yang telah ditetapkan oleh Angkatan Darat.
Pangdam juga mengimbau para calon pendaftar dan orang tua untuk mempersiapkan diri secara optimal, baik dari sisi kesehatan, kemampuan fisik, pengetahuan, mental, maupun spiritual.
“Jadi hindari calo dan yakin pada diri sendiri. Siapkan diri kalian masing-masing sehingga bisa masuk sesuai standar yang ditetapkan. Sudah ada ketentuan nilai dan lain sebagainya semua direkap sesuai dengan hasil yang terjadi di lapangan. Junjung tinggi kejujuran, dan raih impian menjadi prajurit TNI AD,” pungkasnya.