Pameran Isfex 2025 Jadi Momentum Promosikan Produk Olahraga Dalam Negeri
Sekjen KONI Lukman Djajadikusuma menyoroti Pameran Isfex 2025 sebagai ajang penting untuk mempromosikan dan mengembangkan produk peralatan olahraga dalam negeri ke pasar yang lebih luas.
Pameran Indonesia Sport Facility Expo (Isfex) 2025 menjadi sorotan utama bagi pengembangan industri olahraga nasional. Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Lukman Djajadikusuma, menegaskan bahwa acara ini adalah momentum krusial. Isfex diharapkan mampu mendorong pengembangan serta mempromosikan produk peralatan olahraga dalam negeri ke masyarakat luas.
Pernyataan tersebut disampaikan Lukman usai mengunjungi Isfex 2025 yang secara resmi dibuka. Pembukaan pameran berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari Kamis. Isfex 2025 sendiri dijadwalkan akan berlangsung hingga hari Minggu, 9 November.
Kehadiran pameran ini merupakan langkah konkret untuk mendukung pertumbuhan industri olahraga di Indonesia. Terutama, pameran ini berfokus pada sektor peralatan dan jasa pendukung. KONI berharap Isfex dapat menjadi jembatan bagi produk lokal untuk bersaing di pasar yang lebih kompetitif.
Pentingnya Isfex untuk Industri Olahraga Nasional
Isfex 2025 dipandang sebagai inisiatif penting dalam memajukan industri olahraga domestik. Pameran ini tidak hanya menampilkan produk dari luar negeri, tetapi juga memberikan panggung bagi inovasi lokal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk buatan Indonesia.
Lukman Djajadikusuma menyatakan harapannya terhadap pameran ini. "Melalui adanya Isfex ini, kami harapkan bisa meningkatkan industri peralatan olahraga yang tidak hanya dari luar tetapi juga dari dalam negeri," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen KONI terhadap kemandirian industri olahraga.
Lebih dari 100 merek lokal dan internasional turut serta dalam Isfex 2025. Mereka menampilkan beragam produk peralatan olahraga, teknologi pendukung, serta layanan penyelenggaraan kegiatan olahraga. Keberagaman ini menciptakan ekosistem yang dinamis bagi para pelaku industri.
Dorongan Pemasaran Produk Lokal ke Kancah Internasional
Sekjen KONI menyoroti adanya kesenjangan antara kualitas produk lokal dan pemasarannya. Banyak produk olahraga buatan Indonesia memiliki kualitas yang setara dengan produk impor. Namun, produk-produk ini seringkali kalah dalam hal strategi pemasaran.
Oleh karena itu, KONI secara aktif mendorong pelaku industri olahraga nasional. Mereka diharapkan untuk lebih proaktif dalam memperkenalkan produknya ke pasar internasional. Targetnya mulai dari tingkat regional hingga mencapai pasar global.
Lukman menjelaskan pentingnya upaya pemasaran ini. "Alatnya bagus, tetapi pemasarannya kalah dibanding barang luar negeri, karena itu, kami ingin pelaku industri olahraga dalam negeri mampu memperkenalkan produknya di luar negeri," katanya. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri lokal.
Inisiatif ini bertujuan agar produk Indonesia dapat dikenal lebih luas. Dengan pemasaran yang lebih baik, produk lokal bisa bersaing secara global. Hal ini juga akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dalam negeri.
Isfex sebagai Katalis Ekosistem Industri Olahraga Berkelanjutan
Keberadaan pameran semacam Isfex perlu dilanjutkan secara berkesinambungan. Menurut Lukman, hal ini krusial untuk menciptakan ekosistem industri olahraga yang kuat dan stabil. Konsistensi dalam penyelenggaraan pameran akan mendukung pertumbuhan jangka panjang.
KONI memiliki visi besar untuk industri olahraga Indonesia. Lukman berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk-produk asing. Sebaliknya, Indonesia harus mampu menjadi pemain utama di sektor industri olahraga dunia.
Pameran Isfex 2025 yang berlangsung hingga Minggu (9/11) ini menjadi bukti nyata komitmen tersebut. Ajang ini diharapkan menjadi platform strategis. Platform ini akan menghubungkan produsen, distributor, dan konsumen, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan demikian, Isfex tidak hanya sekadar pameran. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan industri olahraga Indonesia. Tujuannya adalah mencapai kemandirian dan pengakuan global.
Sumber: AntaraNews