Pada keluarga, Sultan Azianzah pamit ke Jakarta ada panggilan kerja
Pada keluarga, Sultan Azianzah pamit ke Jakarta ada panggilan kerja. Sultan berprilaku tertutup dengan keluarga. Kepada polisi, keluarga mengakui di akhir hidupnya Sultan mengalami perubahan sikap secara drastis.
Sultan Azianzah (22) penyerang tiga polisi di sekitar Pospol Cikokol, Tangerang tewas setelah ditembak polisi di bagian kaki dan perut. Pengakuan keluarga, Sultan sempat pamit ingin ke Jakarta karena ada panggilan kerja.
"Hari Kamis kemarin SA tinggalin rumah sekitar pukul 05.30 WIB dengan alasan ingin ke Jakarta dan ada panggilan kerja," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar di Gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (21/10).
Saat itu keluarga tidak memerhatikan secara khusus barang bawaan Sultan. Namun, diakui pihak keluarga Sultan meninggalkan rumah dengan membawa sebuah tas.
"Keluarga enggak memperhatikan khusus barang yang dibawa, memang bawa tas waktu itu," ujar Boy.
Selain itu, mantan Kapolda Banten ini menambahkan jika Sultan berprilaku tertutup dengan keluarga. Kepada polisi, keluarga mengakui di akhir hidupnya Sultan mengalami perubahan sikap secara drastis.
"Akhir hidupnya banyak hal yang dia enggak terbuka dengan keluarga, termasuk dengan lingkungannya," pungkas Boy.
Baca juga:
Diserang, Kapolsek Tangerang tembaki Sultan sampai kehabisan peluru
Ikut jaringan Maman, Sultan jadi tertutup & sering bohong
Polri sebut SA ikut jaringan Maman Abdurrahman
Penyerang pospol di Tangerang belajar dari internet dan curi peluru
Penyerang 3 polisi di Tangerang dikubur dini hari tadi di TPU Sodong
Fakta-fakta mengejutkan pelaku penyerangan pospol di Tangerang
Pascapospol di Tangerang diserang, Polda Jabar minta anggota waspada