Diserang, Kapolsek Tangerang tembaki Sultan sampai kehabisan peluru
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjenguk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi di RS Siloam Karawaci. Efendi merupakan korban penyerangan seorang simpatisan ISIS di Pos Polisi Lalu Lintas, Cikokol, Kota Tangerang.
Tito menyatakan rasa dukanya atas peristiwa yang berlangsung Kamis (20/10) kemarin. Tiga dari lima aparat yang bertugas saat itu menjadi korban aksi teror yang dilakukan Sultan Aziansyah (22).
"Saya berduka sangat mendalam atas peristiwa yang terjadi kemarin. Tiga anggota Polri yang diserang, satu di antaranya Kapolsek mengalami luka paling banyak dari dua anggota lain. Ada luka tusuk yang mengarah kepada jantung. Alhamdulillah tidak mengenai," ujar Kapolri, Jumat (21/10).
Demi melumpuhkan pelaku, Efendi sempat memuntahkan lima butir peluru. Pelaku juga terkena tembakan dari anggota lain yang membantu Kapolsek.
"Tersangka mengalami luka tembak. Kapolsek sampai habis peluru sebanyak lima butir. Tersangka juga ditembak anggota lain," lanjutnya.
Selain Kapolsek, kata Tito, anggota yang mengalami luka cukup parah juga seorang anggota lalu lintas. Korban tertusuk senjata tajam seperti badik, tetapi sangat tajam dan kuat. Sedangkan anggota yang ketiga sudah stabil, dan saat ini sudah dijahit lukanya.
"Kita tetap bersyukur," ucapnya singkat.
Sementara itu, Sultan Aziansyah diakuinya telah meninggal dunia akibat kehabisan darah. Pelaku sudah dimakamkan di TPU Sodong, Tigaraksa, Tangerang.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya