Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ikut jaringan Maman, Sultan jadi tertutup & sering bohong

Ikut jaringan Maman, Sultan jadi tertutup & sering bohong Identitas pelaku penyerangan Pospol Cikokol. ©2016 merdeka.com/yayu agustini

Merdeka.com - Mabes Polri menyebut Sultan Aziansyah (22) pelaku penyerangan Pospol Cikokol, Tangerang aktif dalam jaringan Maman Abdurrahman. Namun, aktivitas Sultan Aziansyah selama mengikuti jaringan terorisme itu tidak terpantau pihak keluarga.

"Cukup terkonfirmasi SA bagian dari jaringan Maman Abdurrahman. Masa kegiatannya enggak terpantau dengan baik oleh keluarganya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/10).

Boy mengungkapkan jika Sultan Aziansyah sangat tertutup dengan keluarganya. Bahkan, keluarga mengakui Sultan Aziansyah kerap berbohong agar bisa melakukan aktivitasnya dengan kelompok Maman Abdurrahman.

"Selama ini berusaha pengawasan namun lebih banyak tertutup. Bilang bekerja ternyata enggak, sering pergi dari rumah dan alasannya ingin ke warnet dan sebagainya," ujar dia.

Bukan hanya itu, dari keterangan keluarga, Sultan Aziansyah mulai berubah sejak tahun 2013. Di mana Sultan Aziansyah sering melakukan kegiatan di luar bersama orang-orang yang tidak dikenal pihak keluarga.

Mantan Kapolda Banten ini juga menduga bila Sultan Aziansyah sering melakukan komunikasi dengan orang-orang yang mencurigakan. Saat ini, polisi masih terus mendalami siapa dan sejauh mana hubungan Sultan Aziansyah dengan pihak-pihak yang dicurigai itu.

"Ini masih terus dikembangkan dari jejaring komunikasi yang dilakukan," pungkas Boy. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP