Orangutan di Aceh Tewas dengan 74 Peluru Bersarang Dalam Tubuh
Dari proses penyelamatan, hanya induk orangutan yang bisa sampai balai pengobatan. Kondisi induk pun kritis karena ada tiga peluru bersarang di mata yang membuatnya buta total.
Dua ekor orangutan yang terdiri dari induk dan bayi berumur satu bulan mengalami penyiksaan yang cukup sadis. Di induk orangutan ini terdapat 74 peluru senapan angin yang bersarang di sekujur tubuh.
Dalam rekaman video milik tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, induk dan bayi orangutan hendak dievakuasi dari kebun milik warga di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh.
Proses evakuasi pada tanggal 10 Maret dilakukan setelah tim menerima laporan adanya orangutan yang terisolasi di areal perkebunan.
Dari proses penyelamatan, hanya induk orangutan yang bisa sampai balai pengobatan. Kondisi induk pun kritis karena ada tiga peluru bersarang di mata yang membuatnya buta total.
Sementara, bayi orangutan mati dalam perjalanan menuju lokasi perawatan. Bayi orangutan diduga kekurangan nutrisi dan mengalami shock berat.
Dari hasil pemeriksaan tim dokter, setidaknya terdapat 74 peluru yang bersarang di tubuh induk orangutan yang tersebar dari kaki hingga mata. Dari jumlah itu, hanya enam peluru yang berhasil dikeluarkan.
Selain luka tembak, induk orangutan juga penuh luka sabetan benda tajam yang diduga dari dodos atau alat pemetik kelapa sawit.
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Berkostum Orangutan, Walhi Tolak PLTA Batangtoru di Depan Konjen China
Hidung dan Bibir Jasmani Terluka Parah Usai Digigit Orang Utan
BKSDA Aceh Sita Orangutan Sumatera Peliharaan Anggota TNI
80 Persen Orangutan Kaltim Tinggal di Luar Area Konservasi, 1 Mati Jadi Sorotan Dunia
Deforestasi Ancam Habitat dan Populasi Orangutan Aceh
Warga Aceh Pelihara Anak Orangutan di Kandang Ayam