LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Orang tua korban meminta kekerasan di STIP ditinggalkan

Salah satu orang tua korban penganiayaan mengakui aksi kekerasan di STIP Marunda ini sudah rahasia umum.

2014-04-26 21:01:03
Penganiayaan Taruna STIP
Advertisement

Salah satu orang tua korban penganiayaan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda Jakarta menyesalkan peristiwa kekerasan yang mengakibatkan tewasnya Dimas Dikita Handoko (19). Mereka berharap cara-cara tidak mendidik itu dihapuskan.

"Saya berharap cara-cara kekerasan seperti ini harus ditinggalkan," kata Bernard Hutabarat, orang tua salah satu korban, saat melayat ke rumah Dimas, Sabtu (26/4).

Putra sulung Bernard, yaitu Denny Tua Hamonangan Hutabarat (19) merupakan satu di antara tujuh taruna STIP Marunda yang dianiaya. Mahasiswa semester II jurusan Teknik STIP Marunda itu terluka di bagian rahang.

"Anak saya sudah boleh keluar dari rumah sakit dan melapor ke polisi. Masih ada dua lagi taruna yang masih dirawat," jelas Bernard.

Dia menambahkan, meski mengalami penganiayaan, anaknya bertekad terus menyelesaikan pendidikan di STIP Marunda. "Dia bilang lanjut, saya bilang bagus. Trauma pasti ada, tapi saya yakin dia kuat karena didikan," sebutnya.

Bernard mengakui aksi kekerasan di STIP Marunda ini sudah rahasia umum. Tapi, setiap ditanya, anaknya tidak pernah memaparkannya secara rinci. Dia hanya senyum saat ditanya.

Karena itu, Bernard berharap kekerasan itu dihentikan. Cara-cara itu dinilai tidak baik bagi pendidikan.

Baca juga:
5 Fakta kekejaman senior STIP aniaya Dimas hingga tewas
Ibu Dimas berharap putranya jadi korban terakhir di STIP
Orang tua korban meminta kekerasan di STIP ditinggalkan
Jenazah korban kekerasan senior STIP tiba di rumah duka

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.