Jenazah korban kekerasan senior STIP tiba di rumah duka
Merdeka.com - Isak tangis pecah di kediaman Dimas Dikita Handoko (19) di Jalan Cibadak/Jawa Gang 9, Kelurahan Belawan 2, Medan Belawan, Sumut, Sabtu (26/4) malam. Puncaknya terjadi saat jenazah taruna yang dianiaya seniornya di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda itu diturunkan dari ambulans.
Pantauan merdeka.com, ratusan warga berkerumun di gang sekitar rumah duka. Sebagian di antaranya terus menangis.
Sejumlah keluarga dan teman mengangkat peti mati Dimas dari ambulans. Mereka membawanya melintasi kerumunan yang memadati jalan ke rumah duka.
Jenazah Dimas kemudian disemayamkan di rumah duka. Sejumlah kerabat pun berdatangan dan berdesakan untuk menyampaikan ucapan duka cita kepada Budi Handoko dan Rukita Harnayanti. Ayah dan ibu Dimas memang turut pulang bersama jenazah anaknya.
Seperti diberitakan Dimas tewas karena dianiaya seniornya di STIP Marunda, Jakarta Utara. Penyebabnya sepele, senior merasa Dimas dan teman-teman banyak gaya dan tak kompak. Mereka dibawa ke sebuah rumah kos dan dihajar. Dimas tak kuat menahan siksaan. Dia meninggal di tangan tujuh seniornya.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya