Orang tua berharap Jokowi bisa bebaskan Bayu Oktavianto
Bayu Oktvianto disandera kelompok Abu Sayyaf.
Kelompok Abu Sayyaf hingga saat ini masih menyandera 7 WNI yang merupakan ABK termasuk Bayu Oktavianto di sebuah pulau di Filipina. Sutomo, ayah kandung Bayu Oktavianto, mengatakan anaknya dan sandera lain yang belum dibebaskan saat ini dalam kondisi baik.
"Anak saya belum ada kabar, kapan akan dibebaskan. Namun kondisinya baik dan sehat," ujar Sutomo usai menerima kunjungan Bupati Klaten Sri Hartini, di kediamannya, Dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Senin (5/4).
Sutomo yang tampak sedih mengatakan, sangat berharap pemerintah khususnya Presiden Jokowi bisa secepatnya bertindak membantu pembebasan anaknya.
"Yang terhormat kepada bapak Presiden Joko Widodo alias Jokowi, agar berusaha semaksimal mungkin segera membebaskan para ABK yang disandera termasuk anak saya Bayu, dalam keadaan selamat dan tidak kurang satu apapun" katanya.
Sutomo mengatakan, semenjak perusahaan memberikan informasi keberadaan anaknya, beberapa hari lalu, hingga saat belum ada kabar lagi. Namun ia menjelaskan, saat ini anaknya berada bersama 7 ABK lainnya yang dipisahkan dengan 3 ABK lainnya.
Baca juga:
Tiga batalion militer Filipina kepung wilayah WNI disekap Abu Sayyaf
Kemlu utus 2 pendamping untuk keluarga 10 WNI sandera Abu Sayyaf
Kemlu temukan kapal 10 WNI sandera Abu Sayyaf dalam kondisi utuh
Pemerintah pantau ketat perusahaan bayar uang tebusan untuk 10 WNI
Tiga WNI dilepas Abu Sayyaf segera dipulangkan KJRI Tawau
Menhan sebut militer Filipina kepung lokasi penyanderaan 10 WNI
Luhut sebut perusahaan siap bayar tebusan WNI disandera Abu Sayyaf