Oditur Militer Datangi RSCM Hendak Jenguk Andrie Yunus, Tapi Ditolak
Terlihat sebanyak empat orang dari pihak oditurat datang dengan mengenakan seragam pakaian dinas lapangan (PDL) motif loreng.
Oditur Militer II-07 Jakarta menyambangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat pada Selasa (12/5).
Pantauan Liputan6.com, pihak oditurat tiba di RSCM sekitar pukul 09.50 Wib di lobi Kencana, RSCM. Terlihat sebanyak empat orang dari pihak oditurat datang dengan mengenakan seragam pakaian dinas lapangan (PDL) motif loreng.
Dari empat orang tersebut, oditur yang dapat dikenali di antaranya Letkol CHK Mohammad Iswadi dan Mayor CHK Washington Marpaung.
Kunjungan pihak oriturat ini dilakukan di tengah proses sidang militer perkara penyiraman air keras oleh empat terdakwa anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Meski begitu, belum diketahui pasti maksud dari kedatangan pihak oditurat di RSCM, Jakarta Pusat tersebut.
Tim Advokasi Sebut Andrie Yunus Menolak
Terpisah, advokat dan perwakilan dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Airlangga Julio mengatakan Andrie Yunus saat ini masih menolak untuk dijenguk oleh siapapun dari institusi TNI.
"Ya tidak bersedia untuk dikunjungi oleh siapa pun yang berasal dari institusi TNI," kata Airlangga saat ditemui di Gedung Kencana RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (12/5).
Akan Disampaikan ke Andrie Yunus
Menurut Airlangga, jika oditur datang maka pihaknya akan menyampaikan kepada pihak terkait soal tidak bersedianya Andrie Yunus dijenguk oleh pihak oditurat.
"Kembali ya kepada kesediaan korban dan klien kami yaitu Andrie Yunus. Kami akan sampaikan Andrie Yunus tidak berkenan untuk bertemu," ucap Airlangga.
"Lalu kalau korban tidak berkenan sebagai pasien yang memaksa masuk itu jadinya oditur militer. Bukan kami yang mengadang," tegasnya.