Novel tak mau menduga-duga alasan pihak Polri tak hadir praperadilan
Sidang terpaksa ditunda hingga Jumat 29 Mei menunggu kehadiran pihak Polri.
Sidang praperadilan perdana penyidik senior KPK, Novel Baswedan ditunda lantaran ketidakhadiran pihak Polri selaku termohon. Namun, hal tersebut tidak membuat Novel yang datang dengan kemeja putih serta jaket dan celana hitam ini menjadi resah.
"Saya memang harus menunggu. Posisi saya menunggu, tidak ada pilihan lain," kata Novel usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/15).
Novel pun menjelaskan jika dirinya enggan berspekulasi terkait ketidakhadiran Polri tersebut. Baginya, pasti Polri memiliki alasan ketidakhadiran meski tanpa ada kabar sama sekali.
"Saya tidak mengira-ngira atau menduga-duga. Realistis saja. Sepertinya ada alasanlah," jawab Novel.
Selain itu, Novel pun menegaskan soal pemberitaan dirinya dengan Polri yang seolah saling bertentangan. "Satu poin lagi yang perlu saya tegaskan, saya lihat tadi di berita online, Novel vs institusi Polri. Saya kira tidak tepat itu, saya tidak pada posisi berhadap-hadapan atau melawan institusi apapun, apalagi Polri. Polri itu institusi baik dan penting," jelasnya.
Sidang praperadilan Novel pun ditunda hingga Jumat (29/5) mendatang pada pukul 9.00 WIB dengan dipimpin oleh hakim tunggal Suhairi.
Baca juga:
'Tak hadir di sidang Novel Baswedan, Polri tak beri contoh baik'
Kuasa hukum Novel geram Polri mangkir di sidang perdana
Senyum santai Novel Baswedan hadiri sidang praperadilan perdana
Polri tak hadir, sidang praperadilan perdana Novel Baswedan ditunda
Novel minta ganti rugi Rp 1 miliar untuk kampanye antikorupsi