Noussair Mazraoui Nyaman Isi Dua Posisi Kunci di Manchester United, Siap Bersaing
Bek serbaguna Noussair Mazraoui mengaku nyaman mengisi posisi bek sayap dan bek tengah di Manchester United, menunjukkan kesiapan bersaing di skuad dan memberikan kontribusi maksimal.
Bek Manchester United (MU), Noussair Mazraoui, baru-baru ini mengungkapkan kenyamanannya dalam mengisi dua peran penting di lini pertahanan tim. Pemain tim nasional Maroko ini menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi, baik sebagai bek sayap maupun bek tengah, sesuai kebutuhan strategi pelatih. Pernyataan ini disampaikan Mazraoui dalam wawancara yang dimuat di laman resmi klub pada Minggu (24/11).
Mazraoui menjelaskan bahwa fleksibilitasnya ini memungkinkan dirinya untuk berkontribusi maksimal dalam berbagai skema permainan yang diterapkan oleh tim. Kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi menjadi nilai tambah bagi skuad Setan Merah di tengah persaingan ketat. Hal ini menunjukkan dedikasi tinggi sang pemain untuk tim.
Pengakuan ini menyoroti adaptabilitas Mazraoui di tengah persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di tim utama Manchester United. Dengan kemampuan bermain di beberapa posisi, ia menawarkan opsi strategis yang berharga bagi pelatih, terutama dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Fleksibilitas Peran di Lini Pertahanan MU
Noussair Mazraoui secara spesifik menyebutkan bahwa posisi bek sayap, terutama di sisi kanan, memberinya kebebasan untuk menyerang dan bertahan. Ia menikmati momen-momen ketika harus mengejar dan membendung lawan dalam situasi satu lawan satu, lalu berjuang memenangkan duel demi mengamankan pertahanan. Ini adalah aspek penting dari perannya.
"Sebagai bek sayap, saya harus lebih banyak naik dan turun. Saya juga mesti sering masuk ke wilayah lawan untuk memberikan assist atau umpan yang bagus," tutur pesepak bola berusia 28 tahun itu. Pernyataan ini menegaskan tuntutan fisik dan teknis yang ia hadapi dalam peran tersebut. Perannya sangat krusial.
Di sisi lain, ketika ditugaskan sebagai salah satu dari tiga bek tengah dalam formasi khas pelatih Ruben Amorim, Mazraoui harus lebih mengedepankan insting bertahannya. Ia juga bertanggung jawab untuk membangun serangan dari lini belakang. Peran ini membutuhkan visi permainan yang baik dan ketenangan dalam menguasai bola.
"Sebagai bek tengah, saya lebih bertahan, mengendalikan permainan dari belakang dan mengantisipasi serangan balik lawan. Saya juga membangun serangan," jelas Mazraoui. Kemampuannya ini sangat berharga bagi Manchester United.
Rekam Jejak Multiposisi dan Persaingan di Skuad Manchester United
Mazraoui menegaskan bahwa dirinya bukanlah tipe pesepak bola yang hanya bisa mengisi satu posisi tertentu. Ia siap menunaikan tugas apapun yang diberikan pelatih di setiap pertandingan. Bahkan, di Manchester United, ia pernah berperan sebagai pemain nomor 10 dalam laga kontra Fenerbahce di Liga Europa 2024/2025, saat masih di bawah asuhan Erik Ten Hag.
Laman Transfermarkt mencatat, Noussair Mazraoui memiliki rekam jejak sebagai pemain multiposisi yang mengesankan sepanjang kariernya. Ia pernah mengisi hampir semua posisi di lapangan, kecuali penyerang, penyerang sayap kanan, dan kiper. Ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan posisi yang bisa ia mainkan.
Meskipun demikian, pada musim 2025/2026, Mazraoui baru bermain lima kali untuk Manchester United di Liga Inggris, dan belum mencatatkan gol atau assist. Ini menunjukkan tantangan yang ia hadapi dalam mendapatkan menit bermain secara reguler di bawah pelatih Ruben Amorim.
Di posisi bek kanan, Mazraoui harus bersaing ketat dengan Diogo Dalot, yang lebih sering dipercaya untuk tampil oleh pelatih. Sementara itu, di sektor bek tengah, persaingan juga tidak kalah sengit. Ia harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Matthijs de Ligt, Leny Yoro, Harry Maguire, Luke Shaw, dan Ayden Heaven.
Sumber: AntaraNews