LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ngaku polisi dan diduga coba merampok, pemuda ini dihajar massa hingga babak belur

Pelaku kemudian membawa pelapor jalan-jalan. Akhyaruddin mulai curiga dengan gelagat pelaku. Sampai di Jalan Pasar XV Dusun 20 Desa Bandar Klippa, pelapor berteriak. "Begal, begal," jeritnya.

2018-09-03 22:03:00
Perampokan
Advertisement

Aksi kejahatan yang dilakukan MSN (22) dan seorang rekannya tidak berjalan sesuai rencana. Penyamaran mereka sebagai petugas kepolisian untuk melakukan perampokan terbongkar setelah korbannya melakukan perlawanan.

MSN ditangkap dan dihakimi warga, sementara rekannya melarikan diri dari kejaran massa. "Seorang pelaku sudah diamankan beserta barang bukti 1 unit sepeda motor, 3 STNK, 3 kunci kontak, alat isap sabu. Pelaku dan temannya (DPO) diduga sudah sering melakukan perampokan dengan modus serupa," kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, Senin (3/9).

Perampokan itu dialami Akhyaruddin (19) warga Dusun 16, Desa Percut, Percut Sei Tuan. Awalnya, korban bersama temannya Ahmad Budiman, sedang duduk di atas sepeda motor di tepi jalan Desa Saentis tiba-tiba didatangi dua laki-laki tidak dikenal mengendarai sepeda motor.

Advertisement

Kedua pria itu mengaku sebagai polisi. Mereka meminta Akhyaruddin untuk menunjukkan STNK sepeda motornya. "Pelapor menjawab, 'tidak ada'. Pelapor kemudian dibawa, katanya mau ke kantor polisi," jelas Faidil.

Sampai di Desa Tapak Bayan, MSN memerintahkan korban yang tengah memboncengnya untuk berhenti di salah satu rumah kosong. Mereka minta uang damai Rp 700 ribu. Namun Akhyaruddin mengaku tidak punya uang.

Pelaku kemudian membawa pelapor jalan-jalan. Akhyaruddin mulai curiga dengan gelagat pelaku. Sampai di Jalan Pasar XV Dusun 20 Desa Bandar Klippa, pelapor berteriak. "Begal, begal," jeritnya.

Advertisement

Bukan hanya berteriak, Akhyaruddin juga berupaya kunci kontak sepeda motornya. Namun, MSN mendorongnya sehingga terjatuh.

Namun, teriakan Akhyaruddin telah memicu kedatangan warga. MSN ditangkap dan dihakimi hingga babak belur. Sementara rekannya berhasil melarikan diri.

Sekitar pukul 21.00 Wib, personel piket Polsek Percut Sei Tuan kemudian tiba di lokasi. Mereka mengamankan MSN. Warga Jalan Terusan, Dusun 2, Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan ini dibawa ke mapolsek. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 1 unit sepeda motor Honda beat hitam BK 4237 AFQ, tas pelaku, pisau kecil, alat isap narkoba, plastik klip putih kecil kosong, pipet, cotton buds, flash disk, 3 STNK, 3 kunci kontak, dompet, dan kartu lainnya.

Polisi masih memeriksa MSN. Dia diduga telah berulang kali melakukan perampokan dengan modus yang sama. "Pelaku mengaku melakukan perbuatan itu untuk membantu keluarga," jelas Faidil.

Baca juga:
Sudah 2 bulan, 4 pelaku perampokan mobil Bank Syariah Mandiri masih buron
Rampok toko grosir, pengangguran ditangkap saat jemput pacar di mal
3 Perampok nasabah bank antar-provinsi dibekuk, 1 masih buron
Sekeluarga di Muba dirampok, suami dan anak ditusuk, istri lagi hamil dibunuh
Polisi tangkap komplotan perampok mobil bank pembawa uang Rp 3,5 Miliar
Uang hasil jualan seafood digasak rampok berpistol
Polisi tangkap pelaku perampokan WN Singapura di Pekanbaru

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.