LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Nazaruddin sebut Anas otak proyek Hambalang

Anas meminta supaya Ignatius membantunya mengurus sertifikat hak pakai tanah Hambalang.

2014-01-16 23:42:00
Nazaruddin
Advertisement

Terpidana kasus suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin, menyebut Anas Urbaningrum adalah orang yang mengatur taktik melobi dan peningkatan anggaran proyek P3SON Hambalang di DPR. Menurut suami Neneng Sri Wahyuni itu, Anas juga orang yang melobi pejabat terkait buat memuluskan lobi proyek Hambalang.

"Kalau mengatur di DPR Mas Anas. Dari Kemenpora, ada Wafid Muharam,' kata Nazaruddin saat bersaksi dalam sidang Deddy, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (16/1).

Nazaruddin mengatakan, Anas adalah orang yang memanggil meminta Anggota Komisi II DPR, Ignatius Mulyono, supaya menghubungi Kepala Badan Pertanahan Nasional saat itu, Joyo Winoto. Saat itu, suami Athiyyah Laila itu masih menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat. Anas meminta supaya Ignatius membantunya mengurus sertifikat hak pakai tanah Hambalang.

"Pak Ignatius mau membantu. Setelah pertemuan itu, Pak Ignatius langsung menghubungi Pak Joyo supaya bertemu di ruang ketua fraksi membahas masalah itu," lanjut Nazaruddin.

Namun, saat itu Joyo enggan menanggapi ajakan Ignatius bertemu di ruang ketua fraksi Partai Demokrat lantaran takut menimbulkan prasangka. Dia meminta supaya pembahasan itu dilakukan di luar. Akhirnya disusunlah sebuah pertemuan di restoran Nippon-Kan, Jakarta.

"Di tempat itu hadir saya, Mas Anas, Pak Joyo, sama Sestama Managam Manurung. Saat itu Pak Joyo mengatakan siap membantu karena sertifikat hak pakai itu telah ada sejak masa Dirjen Pemuda dan Olahraga," sambung Nazaruddin.

Menurut Nazaruddin, tak sampai sebulan sejak pertemuan itu, sertifikat hak pakai Hambalang selesai. Setelah kelar, Ignatius membawa dokumen itu ke Anas. Anas lantas menyerahkannya kepada Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharam.

Baca juga:
Anas usai diperiksa pertama kali oleh KPK setelah penahanan
Anas enggan ungkapkan niat jadi justice collaborator
KPK klaim sudah jelaskan ke Anas soal sangkaan suap proyek lain
KPK: Anas belum sampaikan permintaan jadi justice collaborator
Diperiksa KPK, Anas malah sibuk nge-tweet

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.