Namanya dicatut SMS penipuan, Kapolres Minahasa Selatan berang
Masyarakat diminta waspada dengan maraknya penipuan via pesan pendek mencatut nama pejabat bahkan perwira polisi. Salah satunya dialami Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana. Dia berang lantaran pelaku penipuan mencatut namanya untuk menipu warga.
Masyarakat diminta waspada dengan maraknya penipuan via pesan pendek mencatut nama pejabat bahkan perwira polisi. Salah satunya dialami Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana. Dia berang lantaran pelaku penipuan mencatut namanya untuk menipu warga.
"Ada yang minta uang dari nomor ini agar waspada. Pelakunya lagi dicari dan sudah saya bagikan ke media sosial soal penipuan ini dan tracking nomor yang bersangkutan tolong dimuat agar tak ada korban," jelas Arya kepada merdeka.com, Sabtu (26/11).
Menurut Arya, beberapa warga melaporkan dapat pesan pendek dari nomor ponsel 08121327xxx mengaku dirinya dan hendak berbicara. Ujung-ujungnya, pelaku meminta sejumlah uang.
"Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mengirim sms dari nomor tersebut dan kemudian meminta uang. Ini adalah penipuan. Yang mau saya sampaikan (ke pelaku) bahwa Polri memiliki alat untuk melacak kejadian seperti ini mulai dari siapa yang menyebarkan juga berasal dari ponsel siapa. Maka sebaiknya jangan diteruskan karena selain merugikan orang banyak, akan merugikan diri sendiri apabila tertangkap," tegas dia.
Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam UU ITE bahkan pidana penipuan jika ada korban yang melapor. Sekali lagi masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya dan melaporkan ke pihak yang berwajib jika menerima pesan pendek mencatut nama pejabat dan meminta uang.
Baca juga:
Modal seragam polisi, pemuda di Bandung jual kendaraan bodong
Hati-hati penipuan bermodus surat tanah & cek isi miliaran Rupiah
Dapat izin Gubernur, anggota DPRD terduga penipuan akan diperiksa
Mengaku pegawai RSUD Badung, Dewi jadi calo CPNS tipu warga
Modus pakai atribut RSUD, PNS gadungan tipu warga hingga Rp 170 juta